Tujuh Anak PA Tenggelam, 3 Tewas, 2 Belum Ditemukan
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 12/09/2016, 05:50:46 WIB

Tim SAR Brebes dibantu aparat lainnya masih melakukan pencarian korban tenggelam yang masih hilang. (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Jumlah korban tenggelam di sungai Pemali wilayah Kauman, Kelurahan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat mencuci daging hewan kurban, ternyata berjumlah tujuh anak. Tiga ditemukan telah meninggal, 2 masing dalam pencarian, dan dua lainnya selamat.

Diberitakan sebelumnya, lima anak yang sedang mencuci daging kurban di sungai Pemali di Kauman Kelurahan Brebes, dikabarkan tenggelam, dan dua diantaranya ditemukan telah meninggal, Senin 12 September 2016 sekitar pukul 12.00 WIB.

Sebenarnya korban tewas berjumlah 3 orang. Mereka berasal dari Panti Asuhan (PA) Putra Muslimat Brebes yang beralamat di Jalan KH Agus Salim Nomor 42, Kauman, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.

Sementara dua anak lainnya hilang di sungai tersebut, dan masih dalam pencarian Tim SAR Kabupaten Brebes yang dibantu Basarnas Perwakilan Semarang, serta warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), Senin 12 September 2016 sore.

Diketahui, 3 anak Panti Asuhan Putra Muslimat yang tewas akibat tenggelam di Sungai Pemali masing-masing Ubaidilah (16), Andre (14) dan Kamaludin (13). Sementara dua anak yang hilang tenggelam dan masih dalam pencarian tim SAR dibantu warga masing-masing Mustaqim (18) dan Sandi (14).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, tujuh anak Panti Asuhan Putra Muslimat masing-masing Puriman (17), Dimas Ramadhan (15), Ubaidilah (16), Andre (14), Kamaludin (13) dan Mustaqim (18) serta Sandi (14) mencuci daging kurban di Sungai Pemali, siang.

Usai mencuci daging kurban, ketujuh anak tersebut tidak langsung pulang. Namun mereka sempat bermain di Sungai Pemali dan selfie menggunakan kamera handphone. Salah satu anak, Ubaidilah (16) saat itu terpeleset dan tercebur ke sungai. Salah satu rekannya, yakni Puriman bermaksud menolong korban, namun karena air deras, tubuh Ubaidilah tidak berhasil ditolong.

Melihat salah satu relannya tenggelam, beberapa rekan korban bermaksud menolong. Tapi, korban bukannya berhasil ditolong, namun rekan-rekannya justru malah turut tenggelam. Sementara, dua korban berhasil menyelamatkan diri dari derasnya air di Sungai Pemali. Keduanya masing-masing Puriman (17) dan Sandi (14).

Kedua korban selamat selanjutnya meminta tolong warga, dan akhirnya diteruskan ke Polsek Brebes dan SAR Kabupaten Brebes. Tak lama kemudian, pencarian korban dilakukan, dan dua anak berhasil diselamatkan satu jam dari kejadian.

Keduanya masing-masing Ubaidilah dan Kamaludin. Sedangkan Andre ditemukan Tim SAR yang dibantu warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, dua korban hilang belum berhasil ditemukan yakni Sandi dan Mustaqim. Adapun dua korban selamat masih shock dan belum bisa diminta keterangan terkait peristiwa maut tersebut.

Salah satu pengurus Panti Asuhan (PA) Putra Muslimat Brebes, H Masnoei menuturkan, anak-anak yang membersihkan daging kurban sebenarnya bukan pekerjaannya. Mereka sebatas membantu panitia penyembelihan hewan kurban dengan membersihkan kotorannya di sungai.

“Informasi yang saya terima, anak-anak sempat selfie dan tahu-tahu ada yang kepeleset dan tercebur. Saya sendiri tidak tahu pasti, kenapa mereka semuanya bisa turut tenggelam di sungai,” terang Masnoei.

Ketua Tim SAR Kabupaten Brebes, Adhe Danie SH menjelaskan, para korban yang tenggelam dimungkinkan tidak ada yang bisa berenang, dan mereka tenggelam karena arus sungai yang deras pada saat kejadian.

“Pada saat menolong temannya yang terpeleset dan jatuh ke Sungai Pemali, mereka tidak menyadari kalau tidak bisa berenang. Beruntung ada dua yang selamat dari musibah tersebut. Sayangnya, 3 anak ditemukan tewas dan 2 masih hilang. Kami dibantu warga masih melakukan pencarian dua korban yang belum ditemukan,” tutur Adhe Danie.

Sementara itu, salah satu korban tewas yakni Kamaludin oleh pihak keluarganya tidak diperbolehkan dibawa ke RSUD Brebes untuk di visum.

Ibu korban, Sita Maslikha meminta jenazah anaknya langsung dibawa ke rumahnya di Dukuh Bugel, Kelurahan Pasar Batang, Brebes, untuk dimakamkan langsung pada hari itu juga di tempat kelahirannya.

Sedangkan dua jenazah yakni Kamaludin dan Andre usai ditemukan dan dibawa ke PA Putra Muslimat, selanjutnya dengan menggunakan mobil ambulance langsung diangkut ke RSUD Brebes untuk divisum.

Kapolres Brebes, AKBP Luthfi Sulistiawan SIK MH MSi melalui Kapolsek Brebes, AKP Azhar SH saat dihubungi di sekitar TKP, membenarkan adanya tujuh anak PA Putra Muslimat tenggelam di Sungai Pemali.

“Dua anak selamat dari kejadian, dan tiga anak sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara, dua anak lainnya masih dalam pencarian,” pungkasnya.

Berikut Nama dan Alamat Korban Tenggelam:

  1. Mustakim, 18 th, pelajar, alamat Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes (belum ditemukan)
  2. Muhamad ubaidilah, 16 th, pelajar, alamat Desa Manggis Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes (sudah ditemukan meninggal)
  3. Puriman, 17 th, pelajar, alamat Desa Dumeling Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes (selamat)
  4. Dimas Ramadhan, 15 th, pelajar, alamat Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes (selamat)
  5. Sandi, 14 th, pelajar, alamat Desa Siasem Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes (belum ditemukan)
  6. Andre bimantoro, 14 th, pelajar, alamat Kabupaten Cirebon (belum ditemukan)
  7. Komarudin, 15 th, pelajar, alamat Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes (diketemukan meninggal)