Manggis Akan Menjadi Desa ODF
-Laporan Zaenal Muttaqin
Rabu, 31/08/2016, 02:27:23 WIB

Camat Sirampog Munaedi SH (paling kiri) saat mengecek bantuan gubernur untuk program ODF di Desa Manggis (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Desa Manggis Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Jawa Tengah, akan menjadi desa Open Defecation Free (ODF) tau tidak ada warganya yang Buang Air Besar (BAB di sembarang tempat.

Hal itu disampaikan oleh Camat Sirampog, Munaedi SH saat meninjau persiapan pelaksanaan jambanisasi di Desa Manggis, Rabu 31 Agustus 2016. "Saya harapkan desa Mnggis ini cepat menjadi desa ODF sehingga masyarakatnya sudah bebas dari buang air besar di sembarang tempat," katanya.

Menurutnya, untuk mewujudkan ODF Desa Manggis mendapatkan bantuan gubernur sebanyak 200 closset untuk jambanisasi dalam rangka mewujudkan desa ODF. Bantuang tersebut akan segera disalurkan sesuai data penerimanya.

"Bantuan gubernur ini 'by name by addres' artinya nama dan alamatnya sudah ditemtukan dari pemerintah provinsi," ujar Munaedi.

Selain closset juga ada bantuan pipa dan semen, semuanya satu paket untuk pembuatan jamban keluarga. Bantuan bersifat stimulan yang akan didukung dengan swadaya masyarakat.

"Bantuan dari gubernur sebagai stimulan yang harus didukung dengan swadaya masyarakat, terutama untuk tenaga pembuatan jamban keluarga," terang Munaedi.

Dikatakan, sebelumnya dua desa di Kecamatan Sirampog telah menjadi desa ODF. Yakni, Desa Batursari dan Desa Wanareja. Program desa ODF merupakan salah satu prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Brebes untuk meningkatkan derajat kesehatan.

"Sekarang ini di Kecamatan Sirampog sudah ada dua desa yang dinyatakan ODF dari 13 desa yang ada, selanjutnya akan menjadi ODF pula Desa Manggis dan Desa Igirklanceng," ungkap Munaedi.

Sementara itu, Pelaksana Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sirampog, Suparto mengatakan, Kecamatan Sirampog menjadi percontohan ODF, atau daerah yang bebesa dari prilaku buang air besar di sembarang tempat.

Penunjukkan Kecamatan Sirampog yang terdiri dari 13 desa, menjadi percontohan program ODF, selain letak geografisnya yang berada di wilayah hulu, juga cakupan kepemilikan jamban keluarganya paling tinggi dibanding dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Brebes.

"Dari segi kepemilikan jamban Kecamatan Sirampog paling tinggi, juga letaknya yang berada di wilyah hulu sehingga ditetapkan sebagai percontohan ODF," kata Suparto.

Jamban merupakan sebutan untuk tempat buang air besar yang memenuhi syarat, terdiri dari tempat buang air besar dan tempat penampungan kotoran yang tertutup atau biasanya disebut dengan septictank.

Jamban itu digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran sehingga kotoran tersebut tersimpan dalam tempat dan tidak menjadi penyebab menyebarknya suatu penyakit serta tidak mengotori permukaan.

"Manfaat Sirampog menjadi Kecamatan ODF sangat besar, karena akan berdampak bagi meningkatnya kesehatan masyarakat sendiri juga bagi warga yang ada daerah hilir," terang Suparto.

Kepala Desa Manggis, Mudakir menyambut baik desanya menjadi desa menuju ODF. Bantuan stimulan untuk material pembuatan jamban keluarga akan segera disalurkan ke warga sesuai dengan daftar penerimanya.

Targetnya dalam tiga bulan kedepan progaram bantuan jamban keluarga akan selesai dilaksanakan.

"Warga sudah siap swadaya untuk membuat jamban keluarga menyambut adanya bantuan stimulan," katanya.