![]() |
|
|
PanturaNews (Salatiga) - Persab Brebes Junior kembali ke posisi teratas klasemen sementara grup J pada Liga Soeratin U-17 zona Jawa Tengah. Hasil itu didapat setelah pasukan Laskar Jaka Poleng Muda, julukan Persab Jr, memetik satu angka usai bermain imbang di markas Hati Beriman (HB) FC Salatiga, dengan skor akhir 2-2.
Dengan satu poin yang didapat, Persab kini mengoleksi 4 poin. Akan tetapi, posisi itu bisa berubah karena pada babak 12 besar itu, masing-masing tim yang diisi tiga klub, yakni Persab Brebes, HB FC Salatiga dan Persikas Semarang ini, masih menyisakan dua pertandingan lagi.
Adapun untuk posisi dua ditempati HB FC Salatiga yang sudah bertanding dua kali, yakni dengan perolehan 2 poin. Sedangkan posisi buncit diduduki Persikas Semarang dengan perolehan 1 poin.
Sementara itu, bagi Persab Jr hasil imbang tersebut memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di kandang lawan, yang sudah berlangsung tiga pertandingan selama babak penyisihan hingga 12 besar ini. Bahkan di kandang sendiripun Persab tidak terkalahkan.
Pada pertandingan di Stadion Kridanggo Salatiga, Minggu 28 Agustus 2016, Persab yang mendapat tekanan dari tuan rumah harus rela kebobolan terlebih dahulu oleh tuan rumah HB FC Salatiga pada babak Pertama melalui tendangan bebas.
Akan tetapi, tak lama memasuki babak kedua, Rizki AW mampu menyamakan kedudukan Persab dengan skor 1-1. Gol penyama yang cukup indah itu didapat melalui tendangan langsung dari sisi kanan di luar kotak penalti.
Di pertengahan babak kedua ini, pemain nomor punggung 10 itu (Rizki AW), nyaris membawa Persab unggul atas tuan rumah. Sayangnya tendangan salto dua kali dari dalam kotak penalti di kandang lawan membentur mistar gawang atas.
Sebaliknya, tuan rumah yang sempat dibuat terkejut akan tekanan dari permainan Persab di babak kedua ini, mampu membawa keunggulan, melalui sundulan salah satu pemainnya di area kotak penalti setelah terjadi kemelut di depan gawang Persab. Sehingga skor berubah menjadi 2-1 untuk kemenangan HB FC Salatiga.
Lima belas menit jelang bubaran permainan cukup sengit diperagakan oleh kedua tim. Ditambah, dengan hujan dibarengi kabut. Meski bermain dihadapan para suporter tuan rumah yang penuh sesak di tribun stadion, tak membuat gentar bagi pemain Persab.
Terbukti 10 menit jelang bubaran, sang kapten Persab, Aji, mampu membawa timnya kembali meraih hasil imbang atas tuan rumah. Gol kedua bagi Persab itu, melalui tandukan yang tak dapat dihalau oleh kiper HB FC Salatiga.
Bahkan, dimenit-menit akhir jelang laga usai, Persab nyaris menambah gol melalui kaki Jadug Arya. Hingga tambahan waktu tiga menit kedudukan tidak berubah, yakni 2-2.
Selanjutnya, Persab bakal melakoni laga yang ketiganya dibabak 12 besar ini di kandang sendiri pada Minggu 4 September 2016 mendatang, melawan HB FC Salatiga. Kemudian, di laga terakhir Persab akan berhadapan dengan tuan rumah Persikas Semarang pada 7 September 2016 mendatang.
Bagi Persab yang memuncaki klasemen sementara di grup J ini, kemenangan di kandang sendiri atas HB FC Salatiga pada pertandingan ketiga babak 12 besar nanti, adalah sebuah kewajiban yang harus diraihnya agar langsung lolos ke babak semi final.
Atas hasil seri itu, Manajer Persab Jr, Saefudin Zuhri mengaku kecewa atas wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut. Terlebih tujuh pemainnya diganjar kartu kuning.
"Jelas kecewa sekali. Penonton juga mungkin banyak yang melihatnya. Wasit kelihatan tidak fair dalam memimpin pertandingan," ucap Asep, panggilan akrabnya.
Pelatih Persab Jr, Heri Yuliantoro mengatakan, pihaknya bersyukur atas hasil kerja keras anak-anak asuhnya itu. "Di laga ketiga babak 12 besar nanti, kami akan berjuang keras agar meraih kemenangan," katanya.
"Apalagi bermain di kandang sendiri. Tim harus tetap semangat dan tidak boleh pantang menyerah dalam laga yang bisa menentukan nasib Persab lolos ke babak semi final nanti," imbuhnya.