![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Di hari ulang tahun yang ke-55, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes, Jawa Tengah, mendapatkan kado istimewa berupa Musholla yang pembangunanya dibiayai swadaya anggota pramuka.
Kado istimewa ini diperuntukan bagi anggota Pramuka dan masyarakat luas untuk menunaikan ibadah sholat dan kegiatan agama lainnya. Sehingga mampu menanamkan nilai-nilai karakter bangsa, dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai perwujudan pelaksanaan dasa darma pertama, Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Sungguh luar biasa, Kwarcab Brebes mendapatkan kado istimewa di hari ulang tahunnya yang ke-55 berupa Musholla,” puji Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kwarcab Brebes, saat meresmikan penggunakan Musholla Kwarcab, Minggu 14 Agustus di kompleks Sanggar Pramuka setempat.
Idza mengaku bangga karena pembangunan mushola ini cepat selesai, meskipun dengan dana gerakan Rp 1000 tetapi mampu mewujudkan mushola. Ini menunjukan, sekecil apapun, kalau mau bersatu padu, bergotong royong bisa menyukseskan keinginan, terutama dalam upaya menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
“Pramuka sangat bagus dalam mempelopori gerakan bergotong royong, melalui gerakan bersedekah,” ucapnya.
Idza juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ahli waris alm H Salirun dari Pesanggrahan Brebes yang telah menginfakan tanah untuk pembangunan mushola kwarcab Brebes. “Kita tahu, ada tiga amalan yang pahalanya terus mengalir yakni sodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang saleh/saleha,” tuturnya.
Peresmian Mushola Kwarcab Brebes ditandai dengan penandatangan prasasti, pembukaan selubung papan nama mushola dan pengguntingan untaian melati yang melintang dipintu masuk mushola. Selanjutnya, hadirin melakukan sholat Duha.
Ketua Kwarcab Brebes, H Emastoni Ezam SH MH menjelaskan, pembangunan mushola kwarcab sangat, mendesak, penting dan wajib. Sehingga mampu mendorong peningkatan iman dan takwa bagi anggota pramuka khususnya dan masyarakat Kabupaten Brebes pada umumnya. “Arena sanggar ini, sangat padat kegiatannya sehingga sangat mendesak dibangun mushola,” ujarnya.
Toni mengingatkan, Mushola dengan luas 5X10 meter persegi harus dirawat bersama-sama dan di gunakan semaksimal mungkin.
Ketua Panitia Pembangunan musholla Kwarcab Brebes, Budi Adjar Pranoto menambahkan, mushola dibangun pada 18 Januari 2015 dengan ukuran 5 X 10 meter persegi diatas tanah wakaf alm H Salirun, Pesanggrahan Brebes.
Pembangunan Mushola menelan dana sebesar Rp 350.442.000,- Dana tersebut digali dari program gerakan jariyah seribu rupiah dari anggota Pramuka se Kabupaten Brebes Rp. 187.364.500,-. Disamping itu, dari bantuan instansi pemerintah, Swasta dan masyarakat sebesar g 45.985.500,- dan keuangan kwarcab sebesar Rp 117.082.000,-.
Turut hadir dalam peresmian Asisten Bidang Kesra dan Ekonomi pembangunan H Muh Iqbal, Staf ahli Bupati ahli bidang kerja Kesra Hj Lelly Mulyani, Kabag Humas Setda Brebes Ratnawati dan undangan lainya.