BPSMP Sangiran Lakukan Ekskavasi Situs Buton
-Laporan Zaenal Muttaqin
Kamis, 11/08/2016, 07:10:42 WIB

Tim dari BPSMP Sangiran sedang melakukan ekskavasi fosil purba di situs Buton (Foto: zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, melakukan ekskavasi atau penggalian pada lokasi penemuan fosil purba di situs Bumiayu - Tonjong (Buton), Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 11 Agustus 2016.

Ekskavasi penyelamatan oleh tim BPSMP Sangiran bersama tim Buton itu dilakukan pada fosil gajah purba di salah satu titik pada aliran sungai Glagah.

Ketua tim ekskavasi, Albertus Nikko mengatakan, langkah ekskavasi untuk penyelamatan dilakukan setelah ada laporan oleh tim pelestari Situs Buton, H Rafli Rizal tentang temuan fosil purba.

"Berdasar laporan itu BPSMP turun melakukan peninjauan sekaligus penyelamatan," katanya.

Setelah dilakukan ekskavasi diperoleh 26 fragmen fosil Sinomastodon yang merupakan jenis gajah purba. Fosil itu diantaranya berupa gigi, tulang belikat, tulang rusuk dan lainnya.

"Fragmen-fragmen fosil itu akan dibersihkan dan dirangkai untuk dilakukan identifikasi ulang," ujar Nikko.

Fosil jenis gajah purba Sinomastodon itu diperkirakan usianya antara 1,5 sampai 1,2 juta tahun.

Perlu diketahui, fosil-fosil purba yang telah diekskavasi tersebut akan menambah lagi temuan fosil-fosil sebelumnya yang jumlahnya ribuan potong. Fosil-fosil itu ditemukan di sekitar aliran sungai yang ada di Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Tonjong.

Dipastikan fosil dari hewan-hewan zaman dahulu yang telah berusia antara 900 ribu tahun sampai 1,1 juta tahun. Fosil itu di antaranya fosil gajah, rusa, kura-kura darat dan jenis bovid atau beberapa spesies purba.

Adanya temuan fosil-fosil itu menunjukkan di Bumiayu dan sekitarnya telah menjadi tempat kehidupan makhluk purba. Kondisi itu semakin jelas ketika adanya sumber-sumber kehidupan atau ketersediaan makanan dan kemungkinan juga adanya kehidupan di zaman purba.

Peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto saat melakukan identifikasi mengatakan, pada saatnya nanti akan terbukti, tinggal waktunya saja kapan ada temuan lagi yang akan membuktikan adanya kehidupan purba di Bumiayu.