Taufiq Kiemas: NU-MPR Sejalan Teguh Pada Empat Pilar Negara
IK-Ahmad Solichin
Rabu, 05/05/2010, 12:11:00 WIB

Ketua MPR RI, HM Taufiq Kiemas.

PanturaNews (Jakarta) - Nahdlatul Ulama (NU) adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari perjalanan bangsa Indonesia. NU memiliki salah satu visi dan misi yang sama dengan MPR terkait empat pilar negara. Demikian dikatakan Ketua MPR RI, HM Taufiq Kiemas saat silaturahmi di Kantor Pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa 04 Mei 2010 sore.

Dalam kunjungan tersebut, Taufiq Kiemas yang didampingi Wakil Ketua MPR RI, Melani Leimena Suharli, Hajrianto Y Thohari, Lukman Hakim Saefuddin dan Ahmad Farhan Hamid sekaligus mengucapkan selamat atas terpilihnya KH Said Aqil Siraj sebagai Ketua Umum PBNU periode 2010-2014.

“Komitmen NU untuk tetap teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika sudah sejalan dengan langkah MPR untuk menegakkannya,” ujar Taufiq.

Selain membicarakan masalah NU, Pimpinan MPR juga menjelaskan salah satu tugas MPR RI yakni mensosialisasikan empat pilar yang mencangkup Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara Ketua PB NU, Said Aqil menegaskan NU akan tetap memposisikan diri sebagai organisasi masyarakat dan keagamaan yang bebas dari politik. “NU tetap ormas. Tidak ada agenda koalisi dan tidak ada agenda oposisi. Siapapun presidennya, apapun parpolnya, kami melakukannya demi masyarakat Nahdiyin,” paparnya.

Said Aqil juga meminta lembaga parlemen untuk memperhatikan beberapa hal, diantaranya kondisi 14 ribu pesantren di Indonesia yang saat ini masih menyedihkan. “Sistem multi partai Indonesia yang high cost ini, kalau bisa diefisiensikan agar tidak membingungkan masyarakat. Sementara itu utusan golongannya, tolong diberlakukan lagi guna membangun demokrasi. Utusan golongan tidak akan berpihak ke kepentingan partai politik manapun, sementara utusan daerah masih terpengaruh parpol-parpol,” tambahnya.