![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Diduga dibawa kabur pria kenalanya di media sosial (Medsos) Facebook (FB), siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Banjarharjo, Dita Febriani (14), warga Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menghilang sejak Sabtu 09 Juli 2016 lalu.
Sudah sepekan ini, belum diketahui keberadaan anak dari pasangan Kodir dan Sarsih, meski pihak keluarga sudah melaporkan ke Polsek Banjarharjo. Kini, keluarga Dita, khususnya kedua orang tuanya syok, karena upaya pencarian terhadap anak nomor satu dari tujuh bersaudara itu belum membuahkan hasil.
"Kedua orang tua Dita masih syok, karena sudah sepekan ini belum diketahui keberadaanya meskipun sudah berusaha mencarinya kemanapun," ujar Mas Buhe Tea, tetangga Dita, Jumat 15 Juli 2016.
Menurut dia, upaya pencarian keluarga terhadap Dita sudah dilakukan, baik melalui saudara dan temannya yang ada di Brebes, Tegal, Jawa Tengah, dan Cirebon hingga Kuningan, Jawa Barat.
"Lewat Facebook teman-teman Dita yang akun Facebook-nya dinamai "Dita Bodak Blok Kalimati" juga sudah, tapi masih nihil juga. Padahal Facebook Dita aktif dan sudah di inbox atau kirim pesan, tapi gak ada balasan. Nomer handponenya juga tidak aktif. Jadi, susah untuk mengetahui keberadaanya," jelas dia.
Pihak keluarga menduga, Dita hilang dibawa kabur oleh seorang pria yang baru dikenalnya lewat facebook. Pria tersebut diketahui berasal dari Margasari, Kabupaten Tegal.
"Polisi juga sudah sempat melacaknya disana. Bahkan, nomor handphone Dita sempat aktif, tapi juga belum menemukannya," tutur dia.
Menurut dia, sedianya Dita dimata keluarganya adalah anak yang pendiam. Bahkan, boleh dikatakan anak yang paling disayang dan dimanja oleh kedua orangtuanya.
"Apalagi satu bulan sebelum Dita hilang, orang tuanya juga membelikannya handphone android baru atas permintaan Dita sendiri. Makanya kedua orang tua Dita sampai saat ini masih syok," ucapnya.
Pihak keluarga berharap, bagi siapapun yang menemukan atau mengetahui keberadaan Dita, bisa menghubungi kantor Polsek terdekat. “Atau langsung menghubungi keluarga lewat nomor handphone 0858695234791," harapnya.