Arus Balik, Lalu Lintas Jalur Tengah Mampet di Bumiayu
-Laporan Zaenal Muttaqin
Senin, 11/07/2016, 07:29:07 WIB

Kondisi lalu lintas arus balik mampet dan mengular di di jalur tengah (Foto: Dispa/ZM)

PanturaNews (Brebes) - Arus balik pada H+5 Lebaran, Senin 11 Juli 2016 pagi, lalu lintas mampet di jalur tengah tepatnya di jalur Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Lalu lintas di jalur tersebut, bahkan seringkali terkunci, terutama di pertigaan Rancakalong yang merupakan pertemuan antara jalan lingkar dengan jalur kota Bumiayu.

"Pagi ini lalu lintas merayap padat dan sesekali terkunci," ujar Ketua Satgaskom Mudik Bankom Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), M Sopan.

Kemacetan terjadi akibat tingginya volume kendaraan pada arus balik Lebaran yang tidak diimbangi dengan lebar jalan. Selain itu jalan yang dilintasi tersebut merupakan kawasan pasar serta terdapat sejumlah arah berbelok menuju sejumlah tempat.

Adanya pintu perlintasan Kereata Api (KA) di jalur tengah juga selalu menjadi penyebab kemacetan antrean kendaraan yang cukup panjang. Pintu perlintasaan KA yang ditutup hampir setiap 15 menit ini mengakibatkan antrean kendaraan hingga lima kilometer.

"Kemacetannya cukup parah, kendaraan mengular sepanjang lebih dari 10 kilometer lebih arah perbatasan dengan Kabupaten Tegal, menuju pertigaan Prupuk ke arah Brebes," kata Sidik warga Margasari Tegal.

Mengatasi kondisi lalu lintas yang demikian, nampak petugas dari Polres Brebes harus turun ke jalan mengatur lalu lintas. Untuk mengurai kemacetan, petugas seringkali pula menghentikan kendaraan dari arah Tegal menuju Puwokerto dan memberi kesempatan kendaran menuju Jakarta untuk melaju di jalur kanan.

Petugas juga tak henti-hentinya mengingatkan pengguna jalan untuk hati-hati dan tetap di jalurnya baik pengemudi mobil maupun sepeda motor untuk menghindari terjadi kecelakaan.

Sementara itu, para relawan RAPI dibawah kordinasi Satgaskom Mudik Bankom, tak hentinya-hentinya menginformasikan tentang kondisi lalu lintas. Relawan RAPI juga ikut terjun di jalan membantu mengatur arus lalu lintas.

"Kami menerjunkan ratusan relawan untuk membantu mengatur lalu lintas, sejak arus mudik sampai arus balik," kata Sopan.