![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Seribu lebih warga membanjiri open house yang digelar keluarga Hj. Tanty Prasetyaningrum, SH,MH di kediamanya di Komplek Perumahan Taman Sejahtera, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Posko Oranye, hari pertama Lebaran Idul Fitri 1437 H, Rabu kemarin.
Panitia memperkirakan warga yang akan hadir seribu orang. Hal itu disesuaikan dengan bingkisan dan makanan. Namun diluar perkiraan yang hadir seribu orang lebih, sehingga panitia cepat mengantisipasinya.
“Warga yang hadir dari penjuru empat kecamatan, dimana setiap posko oranye di masing-masing kecamatan mengundang warga secara lisan. Perkiraan kami warga yang hadir kurang lebihnya 800 orang, tapi ternyata yang hadir lebih dari 10000 orang. Acara berjalan lancar, karena bingkisan, makanan dan bakso yang kami sediakan masing-masing lebih dari seribu, sehingga tidak ada warga yang didak kebagian,” ujar salah satu panitia, Susilawati, Amd yang akrab disapa Lala, Jumat 8 Juli 2016 sore.
Dijelaskan Lala, warga yang datang langsung bersalam-salaman dengan Hj. Tanty Prasetyaningrum yang biasa disapa Bunda Tanty, didampingi suaminya, Alphad Syarif yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda, ketiga anaknya serta keluarga yang lain.
Pada kesempatan itu, selain warga nampak hadir HM Nursholeh, Habib Alwi, Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota dan Kabupaten Tegal, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para Kiai dan ulama. “Hadir pula beberapa tokoh partai politik,” tambah Lala.
Setelah acara makan-makan, warga yang pulang diberikan bingkisan berupa kain sarung dan lainnya. Hidangan seribu bungkus bakso, ada yang dimakan di tempat, ada pula yang dibawa pulang.
“Semua yang kami sediakan cukup, sehingga tidak ada warga yang kecewa,” tutur panitia lainnya, Hasan.
Dijelaskan dia, Bunda Tanty pulang ke Kota Tegal punya niat mencalonkan diri menjadi Walikota Tegal pada Pilkada Serentak tahun 2018. “Bunda Tanty ini orang Tegal asli. Selama ini ikut suami hidup di Samarinda. Sekarang, Bunda Tanty pulang kampung dan minta dukungan dari warga Kota Tegal untuk menjadi calon Walikota Tegal,” terang Hasan.
Sebelumnya selama bulan Ramadhan, Bunda Taty menggelar acara buka puasa bersama di Posko Oranye di Komplek Perumahan Taman Sejahtera, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Warga yang datang setiap harinya tidak kurang dari 200 orang.
Selain itu, juga melakukan Safari Ramadhan 1437 H di empat kecamatan yakni Kecamatan Tegal Barat, Tegal Timur, Margadana dan Tegal Selatan. Pada acara ini, Bunda Tanty langsung menyambangi warga sebagai balasan kunjungan.
Pada kesempatan memberi sambutan pada Safari Ramadhan di Jalan Desa Margadana RT 05 RW 08, Kecamatan Margadana, Bunda Tanty menegaskan niatnya untuk menjadi calon walikota, karena niat ibadah dan cinta kepada Kota Tegal. Menurutnya, jika pemimpin adalah asli putra daerah, tentunya akan memimpin dengan dasar rasa cinta kepada daerahnya.
“Dadi aku balik maring Tegal, karna cinta karo Tegal. Mangkane angger ibu-ibu lan bapak-bapak ndukung, ya aku pan nyalon walikota neng Pilkada taun 2018. (Jadi saya pulang ke Tegal, karena cinta dengan Tegal. Makanya kalau ibu-ibu dan bapak-bapak mendukung, ya saya mau nyalon walikota pada Pilkada tahun 2018,” kata Bunda Tanty dengan bahasa Tegal yang medok.