Hakam Bagi-Bagi Kurma Serentak di 17 Kecamatan
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews
Sabtu, 02/07/2016, 04:02:10 WIB

Tim Brebes Beres tingkat kecamatan membagikan kurma di salah satu masjid. Inzert: Abdul Hakam Nagib (Foto: Dok)

PanturaNews (Brebes) - Para bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati yang akan bersaing pada Pilkada Brebes tahun 2017 mendatang, terus melakukan konsolidasi. Pada bulan Ramadhan 1437 Hijriyah ini, selain untuk ibadah, Abdul Hakam Nagib, MSc yang menyatakan akan mencalonkan diri, membagikan kurma di masjid-masjid di 17 kecamatan se Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 01 Juli 2016 malam.

Kurma yang sudah dikemas rapih yang terdapat stiker Abdul Hakam Nagib, dengan slogan Brebes Beres. Setiap masjid dibagikan sekurangnya 150 paket kurma, berisi masing-masing 0,5 kilogram.

“Pembagian kurma dilakukan secara serentak setelah sholat Taraweh pada jam dan hari yang sama,” tutur Abdul Hakam Nagib, lulusan Universitas Emden dan Universitas Aachen Jerman yang akrab disapa Hakam, Sabtu 02 Juli 2016 sore.

Menurut Hakam yang asli orang Bumiayu ini, pembagian kurma pada 01 Juli jelang Lebaran ini, menjadi ajang pemanasan Tim Brebes Beres untuk uji kesolidan. Kesolidan tim ini sebagai persiapan menghadapi pencalonanya pada Pilkada Brebes 2017 mendatang.

“Saya menguji kesolidan tim tingkat kecamatan dengan pembagian kurma serentak, artinya kurma dibagikan secara bersamaan di tempat berbeda di 17 kecamatan. Berikutnya, satu atau dua bulan kedepan, Tim Brebes Beres akan melakukan gerakan tim Brebes Beres tingkat desa bahkan sampai tingkat TPS,” ungkap Hakam yang saat ini menduduki jabatan sebagai Ketua Bidang Teknologi Terapan di DPP Gerindra.

Dijelaskan, pembagian di Desa Wanacala Kecamatan Songgom, dikoordinatori istri anggota dewan Rawuh Gunawan, di Jatibarang dikordinatori Tobiin, Bulakamba Tasri, di Tonjong dikordinatori Anto, Paguyangan dikordinatori Tomo, di Bantarkawung dikordinatori Witno, dan di Losari dikordinatori Husni Fahim.

“Kurma yang dibagikan di Masjid Agung Alunalun Brebes, jumlahnya lebih banyak dari lainnya, karena memang sasaranya disamping jamaah, juga para tukang becak, pedangang dan masyarakat yang ada,” kata Dedy yang memantau kegiatan bagi-bagi kurma.

Sementara kegiatan bagi-bagi kurma yang belum terlaksana di Bumiayu, karena hujan lebat. Sedangkan di Sitanggal, Larangan, saat itu bersamaan dengan acara warga setempat yang membagikan tajilan, sehingga kegiatan dialihkan ke masjid lainnya.

Pada kesempatan itu, Hakam yang sudah mantap untuk maju ke Pilkada Brebes, akan mengembangkan konsep Brebes Beres, yaitu sebuah gerakan yang bertujuan untuk memajukan Brebes. Brebes yang selama ini menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, fasilitas publik yang minim, jalanan berlubang, pelayanan kesehatan dan pendidikan yang belum baik, harus dirubah menjadi lebih baik.

“Dengan terbentuknya gerakan Brebes Beres, maka semua aspirasi dari warga Brebes akan di perjuangkan sampai ke Jakarta. Kemajuan Brebes akan tercipta jika ada poros Brebes-Jakarta. Karena selama ini warga Brebes kurang di dengar aspirasinya di Jakarta,” terang Hakam.

 “Selain gerakan itu, kami juga sudah menyiapkan konsep smart city yang bertujuan untuk mempermudah segala urusan ke arah Brebes Beres, dengan dukungan konektivitas tinggi dari pemanfaatan teknologi informasi,” pungkasnya.