![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Polres Brebes, Jawa Tengah, menghimbau kepada para pemudik untuk lebih berhati-hati saat melitas di wilayah Kabupaten Brebes, dalam melakukan perjalanan mudik untuk pulang ke kampung halamannya.
Pasalnya, dari hasil pemetaan jajaran Polres Brebes, terdapat lima titik rawan kecelakaan (laka) lalulintas yang perlu diwaspadai bagi para pemudik yang akan melintasi wilayah perbatasan jawa Tengah dan Jawa Barat ini.
Lima titik rawan kelakaan yang perlu diwaspadai bagi para pemudik diantaranya, di jalur pantura terdapat tiga titik rawan laka. Yakni, ruas Klampok, ruas Losari dan ruas Grinting. Kemudian, di jalur selatan berada di ruas tikungan Balaikambang, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong dan di perlintasan KA Kretek, Kecamatan Paguyangan.
"Di daerah ini kerap terjadi kecelakaan, sehingga perlu mendapat perhatian khusus bagi pengendara kendaraan bermotor,” ujar Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Arfan Zulkan Sipayung melalui Kanit Laka, Iptu Dwi Himawan Candra, Rabu 29 Juni 2016.
Untuk tiga titik di jalur pantura menjadi rawan kecelakaan, kata Dwi, karena kondisi jalannya lurus dan banyak persimpangan yang digunakan warga untuk melintas. Sedangkan di tikungan Balaikambang, posisi jalannya membentuk mirip huruf S, membuat pengendara yang baru melewati jalur tersebut harus ekstra hati-hati. Sebab, tikungan itu sangat tajam karena berkelok hampir 180 derajat.
"Sementara, di perilintasan KA Kretek, dari arah Purwokerto posisi jalan lurus dan menurun. Kemudian, terdapat pasar tumpah sehingga rawan kecelakaan," terangnya.
Dwi menambahkan, di tiga titik rawan kecelakaan di jalur pantura, kecelakaan timbul karena sering terjadi crossing dari pengendara yang keluar masuk jalan desa atau kampung. Pengendara yang sedang melaju kencang akan kaget karena ada pengendara yang menyeberang secara tiba-tiba.
"Kami mengimbau kepada para pemudik, terutama yang mengendarai sepeda motor, agar tetap berhati-hati melewati jalur tersebut," pintanya.
Namun demikian, lanjut dia, untuk menekan terjadinya kecelakaan di titik rawan tersebut, berbagai upaya telah dilakukan di jajarannya. Di antaranya, dengan memasang papan pengumuman atau baliho terkait jalur rawan kecelakaan tersebut. Selain itu, menempatkan petugas di setiap persimpangan jalan untuk mengatur aktivitas warga yang akan menyeberang.
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar pemudik bisa selamat sampai tujuan," paparnya.