![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Masjid Miftahul Janah di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memiliki payung hidrolik yang indah seperti masjid di Nabawi. Payung yang bisa dibuka dan ditutup sesuai keperluan itu, ditancapkan di halaman masjid untuk mengantisipasi terik matahari dan guyuran hujan ketika berlangsung sholat.
"Luar biasa, masjid di desa punya payung hidrolik seperti Masjid di Nabawi," puji Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE usai peresmian masjid di desa setempat, Rabu 22 Juni 2016 malam lalu.
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol payung Hidrolik dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Brebes. Peresmian merupakan rangkaian Safari Jelajah Desa Hebat (Sajadah) Ramadhan 1437 Hijriyah Pemkab Brebes bersama masyarakat Desa Pengaradan.
Idza mengaku bangga dengan sikap dan sifat kegotongroyongan yang dibangun masyarakat Desa Pengaradan, sehingga mampu mewujudkan tempat ibadah yang representatif. "Saya turut bangga dengan kemandirian masyarakat Pengaradan, utamanya dalam mewujudkan pembangunan tempat ibadah," kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes juga menyerahkan bantuan mushaf Al Quran dan uang Baznas sebesar Rp 5 juta kepada Imam masjid Miftahul Janah, ustadz Marzukin.
Bupati menandaskan kalau masyarakat Brebes sangat agamis, dinamis dan guyub. Terbukti dengan banyaknya tempat-tempat ibadah yang dibangun secara swadaya, juga berdiri ratusan pesantren yang menyebar di 17 kecamatan. Kalaupun pemerintah memberi bantuan, hanya sekadar stimulant untuk mensuport keberlangsungan pembangunan jasmani maupun rohani.
Ustadz Marzukin menjelaskan, masjid dua lantai tersebut dibangun diatas tanah wakaf Alm KH Kaprawi seluas 1 hektar. Selain masjid juga dibangun Madrasah Diniyah dan fasilitas peribadatan lainnya.
“Alhamdulillah, masyarakat Pengaradan mampu membangun dengan swadaya yang sangat guyub senilai Rp 2 milyar lebih,” paparnya.
Gelaran Sajadah untuk kecamatan Tanjung di desa Pengaradan tersebut diikuti Wakil Bupati Brebes Narjo SH, Staf Ahli Bupati bidang Kesra Lely Mulyani, Asisten Sekda III Kustoro, para Kepala SKPD dan pejabat lainnya.