Yanti: Sekarang Tak Sulit Lagi Angkut Hasil Panen
-Laporan SL Gaharu
Kamis, 23/06/2016, 06:21:28 WIB

Bu Yanti kagum dengan jalan diantara persawahan yang dibangun Satgas TMMD Kodim Tegal (Foto: Pendim Tegal)

PanturaNews (Tegal) - Seorang petani warga RT 01 RW 02 Desa Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Bu Yanti, tak henti-hentinya melihat kondisi desanya setelah pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 96 tahun 2016 Kodim 0712/Tegal yang sudah berakhir pada 01 Juni 2016 lalu.

Rasa kagum sudah pasti. Karena itu, setiap ditanya, Bu Yanti selalu membandingkan kondisi desanya dulu, dan sekarang setelah TMMD selesai pelaksanaanya. Kalau sudah bicara tentang hasil TMMD, dia pun selalu terharu dan mengucap syukur. Perasaan itu juga dirasakan petani lainnya.

“Syukur Alhamdulillah kepada sang pencipta yang telah mendatangkan TMMD di desa kami,” ucap Bu Yanti yang ditemui saat berada di sawahnya, Kamis 23 Juni 2016 siang.

Menurut Yanti, semua hasil yang dikerjakan Satgas TMMD bisa dirasakan oleh warga. Contonhya, jalan yang dulu rusak bergelombang sekarang sudah berubah drastis menjadi jalan aspal, rumah warga yang dulu hampir roboh, sudah berubah layak pakai dan berlantai keramik, juga ada belasan rumah yang dibangunkan jamban,“ katanya.

Dituturkan Bu Yanti, dulu jalan diantara persawahan ini hanya sebagai jalan pematang saja yang sangat sempit. Jadi apabila hujan datang, jalan ini menjadi aliran air hujan mirip sungai. Karena itu, jalan yang licin sangat menyulitkan dia dan warga lainnya apabila akan ke sawah.

“Namun sekarang jalan ini sudah berubah jauh setelah adanya TMMD. Sekarang kalau ke sawah lebih nyaman dan bisa membawa kendaraan, terutama kalau masa panen padi bias mengangkut hasil panennya. Sekarang tidak susah payah memikul jauh untuk dibawa ke rumah,” ungkapnya.

Sebelumnya Pasiter Kodim 0712/Tegal, Kapten Arh Asep Koswara meneerangkan, sasaran pembangun fisik pada TMMD di Desa Kepunduhan, diantaranya pengaspalan jalan sepanjang 573 meter dan lebar 3 meter, Talud sepanjang 385 meter dan lebar 0,3 meter, pengurugan jalan panjang 205 meter, pengerasan jalan panjang 238 meter, lebar 2,5 meter dan beberapa titik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan jambanisasi di belasan rumah warga.

Sementara Kepala Desa (Kades)Kepunduhan, Yuda Kurniawan mengatakan, dengan adanya TMMD, desanya menjadi desa yang terbebas dari Open Defecation Free (ODF). Warga miskin yang rumahnya tidak layak huni direhab, beberapa ruas jalan di aspal dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang menjadikan desa lebih tertata.

“Kami merasa terbantu sekali, terimakasih TMMD ke-96 Kodim Tegal di Desa Kepunduhan yang sukses sesuai perencanaan,” kata Yuda.