|
|
Pintu exit tol Brebes Timur di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes (Foto: Takwo Heryanto) |
|
PanturaNews (Brebes) - Memasuki hari pertama pengoperasian jalan tol Pejagan-Brebes Timur, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, oleh Presiden RI Joko Widodo, kendaraan yang melalui tol baik dari arah Jakarta maupun dari arah jalur pantura Semarang, masih terlihat sepi.
Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui atau kurang sosialisasi, bahwa ruas jalan tol Pejagan-Brebes Timur sepanjang 20 kilometer itu sudah resmi dibuka.
Pantauan PanturaNews di pintu exit tol Brebes Timur, Jumat 18 Juni 2016, ramainya kendaraan masih terlihat yang melalui jalur pantura, baik dari arah Jakarta menuju Semarang atau sebaliknya.
Sedangkan kendaraan yang masuk tol dari arah Jakarta tujuan Jawa Tengah, dan kendaraan yang keluar lewat jalur pantura masih relatif sepi. Demikian juga kendaraan dari arah berlawanan, yakni yang hendak masuk tol Pejagan-Brebes Timur, juga masih terlihat lengang.
Terkait waktu tempuh dengan melalui tol Pejagan-Brebes Timur, diakui memang lebih cepat ketimbang lewat jalur konvensional, yakni jalur pantura. Ari, salah seorang pengemudi kendaraan dari arah Jakarta tujuan Jogyakarta, menuturkan, dari Jakarta sampai Brebes yang biasanya enam jam lebih, sekarang hanya tiga sampai empat jam.
"Saya dari Jakarta sampai Brebes lewat jalur pantura biasanya enam jam lebih, sekarang lewat tol hanya tiga jam lebih," kata Ari, warga asal Jogyakarta ini.
Sementara, Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli Polres Brebes, IPTU Suroto memperkirakan masih sepinya kendaraan yang masuk melalui tol Pejagan-Brebes Timur ini, karena belum banyak masyarakat yang mengetahui bahwa tol ini sudah diresmikan oleh Presiden Jokowi atau masih kurangnya sosialisasi.
Suroto menambahkan, terkait kelengkapan prasarana jalan mulai marka jalan, lampu penerangan hingga trafik light saat ini sudah terpasang di sepanjang ruas jalan tol, mulai dari pintu tol Pejagan hingga pintu tol Brebes Timur.