![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Salah satu dampak yang sudah dirasakan warga Desa Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dan sekitarnya terkait perlaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 96 wilayah Kodim 0712/Tegal, yakni dengan telah dibangunnya pengerasan dan pengaspalan jalan.
“Dengan adanya pengerasan jalan serta pengaspalan jalan, warga mengakui banyaknya dampak positifnya. Secara langsung, dampak positif jalan itu adalah lancarnya tranportasi sehingga akan meningkatkan ekonomi pedesaan,” ujar Pasi Log Kodim Tegal, Kapten Inf Juwedi yang sekarang pindah tugas ke Pasi Intel Kodim Tegal, Jumat 17 Juni 2016.
Dijelaskan Kapten Inf Juwedi, jalan sepanjang 573 meter dan lebar 3 meter yang membentang diantara persawahan, sangat vital sebagai sarana transportasi untuk masyarakat sekitar Desa Kepunduhan dengan desa yang lainnya.
“Dengan keberhasilan TMMD mengaspal jalan ini, yang paling diuntungkan adalah para petani. Pasalnya, para petani dengan mudahnya mengangkut hasil panennya untuk dibawa ke rumah atau ke pasar. Petani sudah bisa mengangkut hasil panen dengan menggunakan truk,” tuturnya.
Salah seorang warga Desa Kepunduhan, Dahori mengatakan, sebelum jalan diaspal jarang kerdaraan bermotor lewat. Jalan penuh lubang besar, tidak rata dan jika diguyur hujan, jalan penuh kubangan air serta licin.
“Pokoknya kalau musim hujan, sangat licin. Motor susah sekali lewat, kalaupun dipaksa lewat, ya resikonya jatuh,” tutur dia.
Sementara salah satu warga desa tetangga yakni Desa Jatibagor, Pursinin mengungkapkan, dengan dibangunnya jalan oleh TNI Kodim Tegal bersama-sama warga, kini dampaknya sangat disarakan oleh warga Kepunduhan, juga oleh warga desa-desa tetangga, termasuk para petani.
“Dengan jalan yang sudah baik untuk transportasi, kita bias dengan mudah mengangkut hasil panen dan membawanya ke pasar. Petani bisa mengangkut hasil panenya menggunakan sepeda motor, bahkan ada pula yang menggunakan truk,” ungkap Pursinin.
Ditambahkan, dulu sebelum ada TMMD dan jalan belum diaspal, kendaran motor dan mobil segan untuk masuk. “Sekarang motor dan mobil sudah bisa lalu lalang di jalan ini,” pungkasnya.