![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebagai bentuk kepedulian yang tinggi sekaligus sebagai wujud dari peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat atau pasien, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, Jawa Tengah, memberikan pelayanan gratis untuk biaya perawatan terhadap anak yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Brebes, drg. Oo Suprana saat dialog interaktif Moci Bareng Karo Wane, yang diselenggarakan oleh Radio Singosari FM milik Pemkab Brebes, di kantornya, Rabu 01 Juni 2016.
Menurutnya, Selain mendapat perawatan medis gratis,rumah sakitnya juga memberikan pelayanan psikologi kepada mereka. Layanan itu diberikan menginggat para anak korban kekerasan dan pelecehan seksual yang mayoritas dari keluarga tidak mampu itu mengalami goncangan mental dan trauma berat.
"Pas hari ini kami juga mendapatkan pasien anak korban kekerasan yang dibawang oleh Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Tiara Kabupaten Brebes, yang sudah kami jalin kerjasama sebelumnya. Korban yang dibawa kesini mengalami tindak kekerasan di Jakarta, tetapi warga asli Brebes," terangnya.
Dia menjelaskan, layanan perawatan gratis bagi anak korban kekerasan sekesual, juga layanan psikologi itu diberikan sebagai bentuk perlindungan hingga si pasien sembuh.
Sementara itu, Sekretaris PPT Tiara Kabupaten Brebes, Rini Puji Astuti membenarkan, pihaknya memang baru menangani pengaduan korban kekerasan terhadap anak. Korban saat ini sedang mendapat penanganan medis di RSUD Brebes. Ia menjadi korban kekerasan di Jakarta dan dirujuk untuk ditangani di Brebes.
"Korban sedang kami tangani dan kini dirawat di RSUD Brebes," pungkasnya.