![]() |
|
|
PanturaNew (Tegal) – Salah satu keajaiban dunia, seekor ular Pyton (sanca kembang) memiliki rambut gimbal tepat diatas kepalanya. Ular pyton sepanjang 3 meter, berat 15 Kg ditemukan oleh Abah Engkin, di petilasan Prabu Siliwangi, Cibulan, Kuningan, Jawa Barat, Senin 25 Januari 2010 silam.
Namun, karena Abah Engkin yang juga juru kunci petilasan tersebut, tidak mampu merawatnya, lalu ular itu diminta oleh Ustad Abdul Hadi, pemilik Yayasan Hikmah Sejati, Jalan Modang Nomor 421 B MJ III, Jogokaryan, Yogyakarta, Jawa Tengah. Setelah di izinkan, kini ular yang memiliki keanehan itu, menjadi milik Ustad Abdul Hadi, sejak 31 Januari 2010 hingga sekarang.
Juru kunci ular Pyton, Edi Yuwono mengatakan, setelah dirawat, ular sebesar lengan orang dewasa itu, kini dijadikan ajang pameran. Dijelaskan, pameran dengan harga tiket masuk (HTM) Rp 4000 per orang yang digelar di Pacific Mall lantai 3, selain ular, juga ada benda benda bersejarah lainnya.
“Pameran dibuka Jumat, dan ada 9 pusaka selain dari ular berambut gimbal. Yaitu, pusaka lembu swana, nogo sostro, kujang emas, kudi dari kerajaan bogor, pamengkang jagat, udan emas dari Jogja, sempono bungkem, melati rinonce dan singo barong,” terang dia ketika ditemui di pameran, Jumat 30 April 2010.
Ditambahkannya, hadir pula 4 mumi yang memiliki sejarah. Yaitu, mumi putri duyung yang ditemukan oleh juru kunci Pantai Parangtritis, mbah Surakso Tarwono, Mumi Nyi Blorong, Batarakarang yang didapat dari tengger di kawah Gunung Bromo. Dan 2 mumi kembar, ditemukan di gunung Srandil Cilacap.
“Semua mumi itu, makannya hanya darah saja. Dan cara makannya, hanya dioleskan di lengan tangannya serta di mulutnya. Darah tersebut, harus golongan O, selama 36 hari, mumi akan menghabiskan 10 cc darah segar yang dibeli dari PMI,” ujarnya.