PDAM Brebes Jamin Pasokan Air Bersih Selama Ramadhan
-Laporan Zaenal Muttaqin
Selasa, 31/05/2016, 05:13:17 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Selama bulan suci Ramadhan, penggunaan air bersih oleh pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diperkirakan akan meningkat 50 persen. Peningkatan penggunaan air bersih tersebut dipastikan akan terus bertambah hingga saat Lebaran nanti.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur PDAM Brebes, Karmai Widiastuti SE melalui Kepala Bagian Teknik, Muflikhin ST kepada PanturaNews.Com, Selasa 31 Mei 2016. "Bulan Ramadhan ini seperti yang sudah-sudah terjadi peningkatan penggunaan air oleh pelanggan sekitar 50 persen dari sebelumnya," ujarnya.

Menurutnya, saat ini jumlah pelanggan PDAM Brebes sebanyak 23.343 pelanggan yang tersebar di seluruh unit yang ada beberapa wilayah kecamatan dan kota Brebes. Dari jumlah pelanggan tersebut penggunaan air bersih tiap bulannya rata-rata 440.000 meter kubik tiap bulannya.

"Selama bulan suci Ramadhan dan Lebaran seperti pengalaman yang sudah diperkirakan akan ada peningkatan penggunaan air bersih mencapai 600.000 meter kubik lebih dalam sebulan," terang Muflikhin.

Dikatakan, meski terjadi peningkatan penggunaan air PDAM Brebes tetap optimis dapat memenuhi kebutuhan air bersih pelanggannya. Sebab, saat ini kondisi sumber pasokan air bersih di seluruh wilayah tetap baik dan cukup.

"Semua wilayah baik di Kota Brebes, wilayah barat, tengah dan juga selatan, sumber pasokannya cukup bagus," ucap Muflikhin.

Sumber pasokan air bersih diantaranya berasal dari PDAB, sumur dalam dan juga dari sumber mata air. Meski begitu PDAM tetap akan mewaspadai kemungkinan terjadinya gangguan pasokan air bersih, khususnya untuk wilayah selatan.

"Kemungkinan gangguan biasanya karena kebocoran pipa dan itu dapat segera diperbaiki. Khusus selatan gangguan biasanya karena faktor alam, seperti pipa putus akibat longsor atau bencana alam lainnya," ungkap Muflikhin pula.

Kepada pelanggan air PDAM, diminta untuk tetap hemat dalam penggunaan air bersih. Pelanggan diminta pula selalu mengontrol penggunaannya melalui water meter agar tetap terkendali.

Pelanggan juga dihimbau untuk menggunakan air bersih secara bijak, yaitu lebih diutamakan untuk kebutuhan konsumsi masak dan air minum. Pelanggan juga diminta untuk segera melapor ke petugas jika ada gangguan.

"Sangat penting pula, pelanggan dapat membayar rekening tepat waktu, karena jika terlambat dapat dikenakan sangsi. Seperti sangsi tutup sementara jika lambat dua bulan," tandas Muflikhin.