Pasiter Kodim Beri Materi Konsensus Dasar Nasional
-Laporan SL Gaharu
Sabtu, 21/05/2016, 07:49:07 WIB

Kapten Arh Asep Koswara saat Sosialisasi Konsensus Dasar Nasional kepada warga Desa Kepunduhan (Foto: Pendim Tegal)

PanturaNews (Tegal) - Dalam rangkaian kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-96 Tahun 2016, Pasiter Kodim 0712/Tegal, Kapten Arh Asep Koswara memberikan Sosialisasi Konsensus Dasar Nasional kepada warga Desa Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, di aula Balai Desa setempat beberapa waktu lalu.

Dipaparkan Kapten Arh Asep Koswara, bahwa kemajemukan sebagai anugerah juga harus dipertahankan, dipelihara dan dikembangkan yang kemudian diwujudkan dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Karena Keberagaman telah diakomodasi dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa yang menjadi perekat dan pengikat kerukunan bangsa adalah nilai-nilai yang tumbuh, hidup, dan berkembang dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Nilai-nilai itu, lanjutnya, telah menjadi kekuatan pendorong untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Kristalisasi nilai-nilai tersebut, tidak lain adalah sila-sila yang terkandung dalam Pancasila.

“Pancasila telah membimbing kehidupan lahir batin yang makin baik di dalam masyarakat Indonesia. Pancasila sebagaimana termaktub pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, telah diterima dan ditetapkan sebagai Dasar Negara,” ujanya lagi.

Lebih lanjut dipaparkan, generasi muda adalah generasi penerus perjuangan bangsa, dan pemegang estafet kepemimpinan bangsa. Karena itu perlu kiranya dalam diri pribadi mereka, ditanamkan nilai-nilai budaya bangsa yang telah diyakini kebenarannya, diterima, diikuti, dibela dan diperjuangkan.

Nilai yang dimaksud adalah yang terkandung dalam sila-sila Pancasila, yang meliputi nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan bangsa, Kerakyatan dan keadilan. Melalui pendidikan Pancasila, diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila tersebut tersosialisasi, bahkan terinternalisasi dalam diri pribadi generasi muda, utamanya mahasiswa.

“Dengan begitu dalam diri mereka akan tumbuh sikap demokratis serta analitis kritis, dalam menghadapi segala permasalahan kehidupan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Kapten Arh Asep Koswara.