DPRD Kecewa Dengan Pembiaran Aktifitas Batubara
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews
Senin, 16/05/2016, 06:39:30 WIB

Aktifitas batubara di Pelabuhan Tegal beberapa waktu lalu (Foto: Dok)

Panturanews (Tegal) - Ketua DPRD Kota Tegal H Edy Suripno SH MH menegaskan bahwa lembaga  DPRD sebagai representasi rakyat Kota Tegal merasa kecewa dengan adanya pembiaran aktivitas bongkar muat Batubara di Pelabuhan Tegal. 

Hal itu disampaikan sebagai penyikapan DPRD atas inisiatif pihak tertentu yang dengan sengaja memberi jalan dan membiarkan tongkang Batubara masuk dan bongkar muat di Pelabuhan Tegal.

“Sejak awal DPRD sangat tidak setuju jika Pelbuhan Tegal dijadikan ajang bongkar muat Batubara. Dan pada kali pertama tongkang Batubara itu sandar di Pelabuhan Tegal, sudah kami ingatkan agar jangan ada lagi pembongkaran batubara sebelum digelar rapat dengar pendapat antara DPRD bersama sejumlah stake holder untuk menyikapi soal Batubara,” kata Ketua DPRD yang akrab disapa Uyip, Senin 16 Mei 2016.

Lebih jauh Uyip mengemukakan, bahwa kehadiran Batubara tidak menimbulkan keuntungan apapun bagi pendapatan daerah maupun bagi masyarakat Kota Tegal. Di sisi lain Uyip menyampaikan, jika pemerintah daerah dianggap tidak memiliki kewenangan dalam kebijakan mengelola wilayah yang sebenarnya masih menjadi bagian dari territorial pemerintah daerah, maka tidak artinya lagi bagi pemerintah daerah yang berulang kali mengkampanyekan akan merehab Pelabuhan Tegal menjadi Pelabuhan Niaga terbesar.

“Kita jangan menutup mata, sector perikanan di Kota Tegal sangatlah besar. Masyarakat kita yang hidup di sector perikanan laut juga mayoritas. Mengapa kita tidak lebih memfokuskan untuk menggarap sector perikanan yang lebih menjanjikan ada pendapatan daerahnya ?. Maka sangatlah logis jika pemerintah daerah Kota Tegal lebih menitik beratkan pembangunan infrastruktur di sector perikanan daripada mengkampanyekan pembangunan pelabuhan niaga,” kata Uyip.

Uyip menambahkan, penolakan DPRD terhadap Batubara bukan hanya dilandaskan atas dasar tongkang yang menutupi alur nelayan, tapi lebih dari itu, batubara tidak mempunyai kemanfaatan yang multi effek bagi masyarakat Kota Tegal.

“Sampai kapanpun DPRD tetap menolak kehadiran Batubara di Pelabuhan Tegal,” tegas Uyip.