![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Untuk memberikan pemahaman dan pentingnya investigasi dalam penanangan kasus berdasarkan hasil dari identifikasi, Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, mengikuti Coaching Clinic dari Pusat Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang, di ruang Devia Cita Mapolres Tegal Kota, Rabu 11 Mei 2016. Diikuti semua Kapolsek, Kasat, penyidk Reskrim dan Unit Laka Lantas.
AKBP Rini Pudji Astuti, B.Sc selaku Ketua Tim Coaching Clinic menegaskan, tujuan labfor dalam ilmu kepolisian, yang berhubungan dengan penanganan suatu tindak pidana kepada para petugas di lapangan. Dalam era globalisasi saat ini proses penyidikan tidak hanya dengan cara konvensional yang mengandalkan pengakuan tersangka atau saksi namun perlu dengan cara penyidikan secara Ilmiah.
"Pelatihan ini juga sebagai pengenalan dan pengetahuan tentang apa itu Labfor dan apa peranan Labfor dalam mendukung pengungkapan Tindak Pidana (TP) selain tentunya memotivasi para anggota ," kata Wakil Kepala Laboratorium Forensik, AKBP Rini Pudji Astuti, B.Sc.
Ditegaskannya bahwa dalam penanganan barang bukti digital, dari awal di lapangan harus cepat dan tepat. Demikian pula bidang-bidang lainnya karena setiap yang akan dilaporkan untuk dilakukan pemeriksaan di Pusat Labfor harus memenuhi syarat-syarat teknis penanganan awal sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
"Pembuktian secara ilmiah pada proses penyidikan kasus pidana merupakan alat bukti yang paling dapat diandalkan dan bahkan menjadi tulang punggung (back-bone) dalam proses peradilan pidana terutama pada pengungkapan suatu kasus maupun pelaku dalam proses penyidikan. Kita tidak lagi mengejar pengakuan dalam sistem pembuktian saja," ujar AKBP Rini Pudji Astuti.
Selain itu pihaknya sangat berharap nantinya semua peserta mampu mempraktekkan ilmu yang diberikan "Tak hanya itu, para peserta diharapkan mampu memahami dan mengetahui peran Labfor secara baik dan benar serta dapat mengungkap kasus yang ada melalui Scientific Crime Investigation secara profesional," ujarnya..
Sementara Kapolres Tegal Kota, AKBP Firman Darmansyah, SIK melalui Waka Polres Kompol Robert Sihombing,SH.MH menyampaikan, melalui pelatihan ini diharapkan nantinya dapat membantu dalam pelaksanaan penyelidikan kejahatan khususnya kejahatan ilmiah.
"Cermati, dengarkan dan hayati apa yang disampaikan, karena hal sangat bermanfaat guna mendukung pengungkapan kasus tindak pidana," tegasnya.