![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan sederajat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang digelar di hari pertama Senin 09 Mei 2016, berjalan dengan lancar. Ada sekitar 28.000 peserta dari 240 sekolah tingkat SMP dan sederajat yang mengikuti UN yang akan berlangsung hingga Kamis 12 Mei 2016 mendatang.
Namun demikian, dari jumlah sekolah tersebut hanya ada satu sekolah yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yakni SMP Negeri 2 Brebes. Di sekolah unggulan itu ada sebanyak 254 perserta yang mengikuti UN, dengan tidak menggunakan sistem lama, yaitu kertas.
Hal itu diungkapkan Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE saat melakukan pemantauan UN di SMP Negeri 2 Brebes, termasuk di sejumlah sekolah lainnya, Senin 09 Mei 2016.
Menurut dia, Pemkab Brebes akan terus mendorong para sekolah melalui bantuan sarana dan prasarana penunjang, agar sekolah tingkat SMP dan sederajat lainnya bisa menerapkan UNBK.
"Kami akan berupaya mendukung melalui anggaran, agar semua sekolah bisa melaksanakan UNBK seperti di SMPN 2 Brebes ini. Tapi, bantuan anggaran akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah," terang Bupati Brebes didampingi Ketua Pantia UN tingkat SMP dan sederajat di Kabupaten Brebes, Budiadjar.
Lebih lanjut Idza mengatakan, khusus di SMPN 2 Brebes yang mengikuti ujian dengan sistem UNBK, terbagi dalam 3 kelas dan satu harinya tiga sif.
"Ini karena memang sarananya yang terbatas, sehingga sekolah mengatur sedemikian rupa. Namun, kedepan kami akan dorong agar sarana penunjang ini terpenuhi sesuai kebutuhan siswa," tuturnya.
Bupati menambahkan, dari pantuannya di sejumlah sekolah tingkat SMP dan sederajat, pelaksanaan UN berjalan dengan lancar. "Dari pantauan kami ini, Alhamdulillah semua lancar. Kami juga tidak menemukan adanya kecurangan pelaksanaan UN ini," tandas Bupati.