![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Salah satu penyebab banyaknya siswa yang tidak lulus, diantaranya sumber daya manusia (SDM) guru yang kurang maksimal. Untuk itu harus dievaluasi lagi, termasuk guru yang telah mendapatkan sertifikasi. Demikian disampaikan Wakil Walikota Tegal Habib Ali ZA SE, kepada PanturaNews, Selasa 27 April 2010.
Diakui, tingkat kelulusan SMA dan SMK tahun 2010, turun drastis dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2009 prosentasi kelulusan mencapai 98,65 persen, sedangkan 2010 hanya 94 persen saja.
“Penyebabnya, bisa saja karena SDM guru yang kurang maksimal. Coba nanti kami mengevaluasi lagi guru yang ada, tak terkecuali guru yang sudah sertifikasi,” ujar Habib.
Pemkot Tegal secepatnya akan bekerjasama dengan orang tua murid, untuk memberikan penilaian terhadap guru yang kurang maksimal dalam kegiatan belajar dan mengajar (KBM). “Nanti evaluasi akan dilakukan oleh dinas terkait, termasuk siswa dan otang tua siswa,” katanya.
Tujuannya untuk mengejar nilai rata rata kelulusan 5,5 dan nilai minimal 4,25. Karena jika dibawah nilai itu, jelas tidak lulus. Sedangkan nilai mata pelajaran yang jeblok tahun ini adalah Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Indonesia.
“Mapel itu nilainya di bawah empat semua, jelas tidak lulus. Kami tidak ingin hal itu akan terulang pada tahun mendatang,” tegas Habib.