Poltek Harapan Bersama Tegal Gelar Senit 2016
-Laporan SL Gaharu
Sabtu, 16/04/2016, 06:53:10 WIB

Seminar Nasional IPTEK Terapan di Auditorium gedung C kampus Poltek HB (Foto: MataKampus)

PanturaNews (Tegal) - Pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada hakekatnya ditunjukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam rangka membangun peradaban bangsa. Sejalan dengan paradigma baru pada era globalisasi yaitu Tekno-Ekonomi, teknologi menjadi faktor yang memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas hidup suatu bangsa.

Dengan adanya paradigma itu, Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB) Tegal, Unit Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, mengadakan Seminar Nasional IPTEK Terapan dengan tema Pengembangan Sumberdaya Lokal Berbasis IPTEK, Kamis 14 April 2016 di Auditorium gedung C kampus Poltek HB.

Dikatakan Ketua Panitia Seminar, Trima Mustofa, S, ST didampingi Ketua P3M, Dairoh, M.SC seminar bertujuan menyediakan media publikasi ilmiah tingkat nasional kepada dosen/peneliti, dalam rangka publikasi hasil penelitian. Seminar diikuti 81 peserta dan 34 pemakalah dari berbagai perguruan tinggi negeri se Indonesia, antara lain dari UNDIP, ST3 TELKOM, UMUS, UDINUS, Politeknik Harapan Bersama.

Ketua panitia seminar, Trima Mustofa, S, ST di damping ketua P3M Dairoh, M.SC menyampaikan bahwa

“Tujuan dari kegiatan ini antara lain memberikan informasi dan pengetahuan seluas-luasnya kepada masyarakat, terkait berbagai hasil penelitian terbaru yang dilakukan dosen dan peneliti,” kata Trima Mustofa.

Ditambahkan, kegiatan juga untuk meningkatkan semangat publikasi hasil penelitian dosen, baik di lingkungan Politeknik Harapan Bersama dan dosen dari perguruan tinggi lain, serta membangun jaringan kerja (networking) diantara komunitas ilmuwan dalam pengembangan kapasitas penelitian dan publikasi di jurnal nasional.

Sementara Wakil Direktur I Politeknik Harapan Bersama Tegal, Arfan Haqiqi  Sulasmoro, M. Kom dalam sambutannya mengemukaan bahwa dosen itu harus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat terkait adanya Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Nantinya dosen itu tidak hanya mengajar saja, karena dosen itu berbeda dengan guru,” tuturnya.

Seminar mengudang pemateri yang luar biasa dibidangnya, yaitu Ardiansyah Rasyid SE,M.Si, Ak,CA dari Universitas Tarumanegara, yang lebih sepesifik di bidang Pulishing Research Work To Journal. Artinya Jurnal itu jangan hanya di Nasional saja, tetapi harus sudah menembus Internasional. Dan pembicara yang kedua adalah Dr.Eng, Sidiq Syamsul, ST.MT dari Politeknik Negeri Semarang, yang mengajarkan tips dan trik agar jurnal bisa di publikasi dan bisa mendapatkan dana hibah dari pemerintah.

Acara tidak hanya seminar saja, tetapi pada akhir seminar semua peserta di kelompokan dan dibagi 4 kelas, untuk mempresentasikan hasil penelitiannya ke peserta lain dengan moderator, Ginanjar Wiro Sasmito M. Kom dan Yeni Priatna Sari, SE. M. Si.