![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sangat dipengaruhi oleh faktor asupan gizi yang dikonsumsi. Disisi lain, kurang gizi juga akan mengakibatkan banyak sekali permasalahan.
Diantaranya seperti, kegagalan pertumbuhan fisik, perkembangan kecerdasan, menurunkan produktifitas, menurunkan ketahanan tubuh, dan meningkatkan kesakitan dan kematian. Demikian disampaiakan Direktur Bina Gizi Kemenkes RI Ir. Doddy Iswardi, MA dalam acara Seminar Gizi, di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis 07 April 2016.
Untuk mencegah terjadinya hal itu, perlu dilakukan gerakan bersama dari semua pemangku kepentingan dalam rangka mendukung perbaikan gizi dengan fokus gerakan penanganan gizi sejak 1000 hari pertama kehidupan yang dimulai dari 270 masa kehamilan hingga anak usia 2 tahun.
“Masa kehamilan dan dua tahun pertama kehidupan merupakan kesempatan untuk mencapai status kesehatan optimal di masa depan,” ungkap Doddy Izwardy
Nutrisi selama 1000 hari pertama, lanjutnya, akan menentukan kemampuan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Seribu hari yang dimaksud yakni, mencakup sembilan bulan dalam kandungan dan dua tahun pertama usia seorang anak.
Direktur Bina Gizi Kemenkes Republik Indonesia ini juga menekankan, kekurangan gizi pada masa-masa krusial ini, bisa mengakibatkan berbagai efek negatif baik efek jangka pendek maupun jangka panjang.
Jangka pendek dari kekurangan gizi pada masa ini di antaranya, perkembangan otak terhambat, pertumbuhan masa tumbuh dan komposisi badan tidak normal, dan metabolisme tidak seimbang. Sedangkan efek jangka panjang meliputi perkembangan kognitif tidak optimal, hingga penyakit mematikan seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.
Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE menyampaikan seminar gizi semacam ini sangat perlu dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya gizi dan dampak yang dapat timbul dari kekurangan gizi.
“Dengan seminar semacam ini masyarakat bisa tahu pentingnya gizi, sehingga kedepan di Kabupaten Brebes tidak lagi terjadi kasus kematian Ibu dan Anak serta stunting. Terjadinya dua kasus ini banyak dipengaruhi oleh kurangnya asupan gizi yang dikonsumsi oleh masyarakat kita,” ujar Bupati
Hadir dalam acara tersebut Bupati Brebes, Direktur bina gizi kemenkes RI, Kasi Gizi Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, Wakil Ketua Persagi DPD Jateng, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Kepala RSUD Brebes serta 400 peserta seminar yang terdiri dari lintas sector, lintas program, puskesmas, kader, organisasi propesi, organisasi masyarakat dan organisasi keagamaan.