![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Untuk memastikan kelancaran jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Al Hikmah 1 Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggunakan komputer dengan spesifikasi diatas standar.
"Kami tidak ingin ada kendala dalam pelaksanaan UNBK, sehingga kami gunakan komputer dengan spesifikasi yang melibihi standar yang ditetapkan," ujar Kepala SMK Al Hikmah 1 Benda, H Mujib Shodik SPdI kepada PanturaNews.Com, Selasa 05 April 2016.
UNBK di SMK Al Hikmah 1 Benda merupakan yang pertama dan se-Kabupaten Brebes juga hanya lima SMK yang tahun ini melaksanakannya. Beberapa pesyaratan, baik kelengkapan teknis maupun tenaga pendukung harus ada dan siap.
"Syarat UNBK sekolah harus memiliki komputer sejumlah sepertiga dari keseluruhan jumlah siswa peserta UNBK," ungkap Mujib kepala SMK yang berada dibawah naungan Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda ini.
Jumlah peserta UNBK SMK Al Hikmah 1 Benda sebanyak 278 siswa. Komputer yang digunakan sejumlah 103 unit yang dibagi untuk tiga ruang, ditambah dengan lima komputer cadangan, empat unit komputer untuk server.
"Untuk server semestinya cukup tiga, tapi tetap ditambah satu untuk cadangan," kata Mujib.
UNBK dilaksanakan dengan dibagi menjadi tiga sesi sesuai dengan persayaratan. Sesi I pukul 07.30 - 09.30 WIB, Sesi II pukul 10.30 - 12.30 WIB dan Sesi III pukul 14.00 - 16.00 WIB.
Selain itu, untuk kebutuhan tenaga listrik, SMK Al Hikmah 1 menggunakan listrik dari PLN dan genset dengan kapasitas 50 ribu watt. Tenaga operator listrik juga disiagakan untuk antisipasi jika terjadi gangguan.
"Sebelumnya kami sudah minta ke PLN agar dilakukan los watt untuk kepentingan UNBK ini," ucap Mujib.
Dikatakan, pelaksanaan UNBK relatif lebih ringan karena sistem semua telah diprogram dari pusat dengan komputer. Hanya saja sekolah atau penyelenggara UNBK harus dapat memenuhi seluruh sarana dan prasarananya.
"Termasuk juga ketersediaan jaringan internet dengan kapasitas yang cukup pula," tutur Mujib.
Sementara itu, koordinator UNBK SMK Al Hikmah 1 Benda, Budi Santoro ST mengungkapkan, sempat ada komputer yang mengalami trouble pada hari pertama UNBK, tetapi dapat diatasi oleh Protor yang bertugas.
"Sempat trouble karena faktor dari siswa kurang teliti, tetapi cepat dapat diatasi," katanya.