Pelayanan KTP Elektronik di Brebes Kini Lebih Cepat
-Laporan Takwo Heriyanto
Rabu, 23/03/2016, 07:20:03 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Tidak seperti hari-hari biasanya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang selalu ramai antrian warga yang hendak membuat KTP Elektronik atau E-KTP. Kini pemandangan tersebut sudah tidak begitu ramai dengan dengan antrian.

Situasi ini menyusul setelah adanya pembelian mesin alat pencetakan E-KTP, untuk ditempatkan di Kecamatan Bumiyau dan Ketanggungan yang pemanfaatannya sudah di launching Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti beberapa waktu lalu.

Kabid Daftar Kependudukan (Dafduk) Disdukcapil Kabupaten Brebes, Sugiri mengatakan, setelah adanya pembelian mesin alat pencetakan E-KTP yang ditempatkan di Kecamatan Bumiyau dan Ketanggungan, kini pelayanan yang diberikan kepada warga menjadi lebih cepat dari sebelumnya.

Bahkan, yang sebelumnya sering mengalami eror atau gangguan pada jaringan, yang menghambat proses pembuatan E-KTP, kini sudah jarang terjadi gangguan. Mengingat, sebelumnya telah dilakukan migrasi atau perpindahan server jaringan, yang sebelumnya dari Indosat migrasi ke Telekomunikasi.

"Untuk pelayanan E-KTP yang sebelumnya sampai 150 hingga 200 orang per hari, kini sudah berkurang sekitar 40 hingga 50 orang per hari. Ini karena tadi, setelah adanya pembelian mesin alat pencetakan E-KTP yang ditempatkan di Bumiyau dan Ketanggungan. Ditambah dengan adanya migrasi atau perpindahan server jaringan, yang sebelumnya dari Indosat migrasi ke Telekomunikasi. Kalau tidak ada gangguan, satu hari saja warga yang membuat E-KTP bisa langsung jadi," terangnya.

Menurutnya, di tahun anggaran 2016 ini, Bupati Brebes juga berencana kedepan akan membeli mesin pencetak E-KTP, yang peruntukannya di empat kecamatan. Sehingga nantinya total mesin pencetak E-KTP ada 7 unit.

"Rencananya kapan dan empat kecamatan itu mana saja, kami belum mengetahuinya. Tapi yang jelas bahwa rencana kedepan Bupati akan membeli mesin pencetak E-KTP, yang peruntukannya di empat kecamatan.

Sehingga nantinya total mesin pencetak E-KTP ada 7 unit. Ini dilakukan guna pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam membuat E-KTP agar lebih cepat dan lebik baik lagi," pungkasnya.