Bahu Jalan Longsor, Jalur Buaran Terancam Putus
-Laporan Zaenal Muttaqin
Jumat, 18/03/2016, 06:07:37 WIB

Jalan kabupaten ruas Buaran - Banjarasir di Desa Cibentang longosr dan nyaris putus diterjang arus sungai (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Jalan kabupaten ruas Buaran - Banjarsari, di Dukuh Cimerak Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, longsor dan nyaris putus. Jalan longsor pada Kamis 17 Maret 2016 sore, akibat terjangan arus sungai Cihaur, menyusul hujan lebat sejak siang hari.

Jalan longsor sepanjang 30 meter, lebar tiga meter dan tinggi dua meter. Bagian yang longsor merupakan badan jalan dan oprit jembatan Cihaur. Jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, sementara kendaraan roda dua harus hati-hati saat melintas melalui bahu jalan yang masih tersisa.

Kepala Desa (Kades) Cibentang, Nafsin mengatakan, akibat longsor tersebut berdampak pada perekonomian warganya terutama yang berada di Dukuh Cibentang atas, Ciawi dan Ciasem dengan jumlah penduduknya mencapai 4000 jiwa lebih.

"Kendaraan roda empat tidak bisa melintas hanya kendaraan roda dua, sehingga mengakibatkan sulitnya transportasi," katanya kepada PanturaNews.Com, Jumat 18 Maret 2016.

Jalan yang longsor tersebut juga menjadi satu-satunya penghubung menuju Desa Banjarsari. Sehingga lebih dari 5000 jiwa penduduknya juga mengalami dampak kesulitan transportasi dan berimbas pada perekonomian warga.

"Itu satu-satunya jalan menuju Desa Banjarsari, sekarang warga kami juga mengalami kesulitan transportasi," kata Jenal Mahrus, Kades Banjarsari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Satibi bersama tim telah meninjau ke lokasi bencana jalan putus akibat longsor tersebut. Menurutnya, pihaknya berkordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk melakukan penanganan darurat.

Penanganan segera dilakukan dengan mendatangkan alat berat untuk mengurug badan jalan yang longsor, sekaligus melakukan normalisasi Sungai Cihaur yang menjadi penyebab longsor.

"Alat berat kita upayakan untuk mengurug jalan yang longsor dan mengembalikan arus sungai," kata Satibi.

Untuk sementara pada bagian jalan yang longsor telah diberi pembatas untuk pengaman dengan menggunakan bambu. Jajaran Muspika Bantarkawung bersama personil TNI Koramil Bantarkawung dan Polsek setempat bahu membahu melakukan upaya penanganan darurat.