Talud Ambrol, Rumah dan Mushola Terancam Roboh
-Laporan Zaenal Muttaqin
Jumat, 18/03/2016, 06:04:14 WIB

Talud pengaman tebing sungai Cidadali ambrol sepanjang 100 meter (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Talud pengaman tebing sungai Cidadali Dukuh Babakan, Desa Banjarsari, Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambrol dan mengancam keselamatan rumah warga dan mushola di dekatnya.

Kepala Desa Banjarsari, Jenal Mahrus mengatakan, talud pengaman tebing sungai setinggi tiga meter ambrol dan rusak sepanjang 100 meter, akibat arus sungai yang meluap setelah hujan deras pada Kamis 17 Maret 2016.

"Air sungai meluap dengan deras setelah hujan deras turun siang itu," katanya kepada PanturaNews.Com, Jumat 18 Maret 2016.

Ambrolnya tebing sungai mengakibat bangunan rumah warga dan sebuah Moshola Baitul Makmur yang letaknya dekat tebing itu, terancam keselatannya. Dikawatirkan longsoran susulan dapat terjadi mengingat intensitas curah hujan di wilayah itu masih cukup tinggi.

"Rumah warga dan sebuah mushola letaknya sangatdekat sehingga terancam keselamatannya," kata Mahrus.

Sementara itu, bencana alam akibat hujan juga terjadi Desa Cibentang. Sebuah rumah warga di Dukuh Cibentang RT RT 01 RW 01 rusak berat akibat terkena timbunan tanah longsor. Rumah milik Kaelani (40) warga setempat itu rusak berat di bagian belakang akibat timbunan longsor tebing dan penghuninya mengungsi.

"Penghuninya sementar mengungsi karena rumah rusak berat di bagian belakang," kata Kepala Desa Cibentang, Nafsin.

Masih akibat hujan pula, jalan desa di Desa Telaga longsor sepanjang enam meter. Jalan longsor setelah tebingnya setinggi tiga meter amblas.

Kasi Tramtib Kecamatan Bantarkawung, H Imron membenarkan peristiwa bencana alam tersebut. Pihaknya telah melakukan pengecekan lokasi dan langsung melaporkannya ke Bupati Brebes, melalui dinas terkait.

"Laporan bencana alam di beberapa titik sudah dicek dan dilaporkan ke bupati," katanya.