Bupati Siapkan Mobil Gartis Bagi Ibu Melahirkan
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 07/03/2016, 10:56:04 WIB

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti

PanturaNews (Brebes) - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, dalam menekan Angka kematian Ibu (AKI) melahirkan dan Angka Bayi Lahir (AKB) di daerahnya terus diseriusi.

Keseriusan itu disampaikan Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE dalam acara Rapat Lintas Sektoral dalam rangka menekan AKI dan AKB, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin 07 Maret 2016.

Menurut Idza Priyanti, pada tahun anggaran 2016 ini, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 11 miliar untuk membantu percepatan penyelamatan ibu melahirkan, maupun bayi yang akan dilahirkan yang ada di daerahnya.

Dari anggaran sekitar Rp 11 miliar yang diambil dari APBD Brebes tahun 2016 itu, juga diperuntukan untuk membeli 18 unit mobil ambulan di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes.

"Saat ini sudah ada 14 mobil ambulan. Jadi, tinggal 4 unit mobil ambulan lagi, yang Insya Allah pada APBD Perubahan 2016 ini, akan direalisasikan," ujar Idza Priyanti.

Mobil ambulan tersebut, lanjut Idza, dipergunakan bagi untuk membantu rujukan ibu melahirkan, baik yang akan dirujuk ke RSUD Brebes, maupun swasta yang ada di Kabupaten Brebes. Bahkan, rujukan ke RS di luar Kabupaten Brebes, seperti Kota maupun Kabupaten Tegal juga bisa dilakukan.

"Kini, tinggal kerjasama atau MoU-nya saja yang akan segera disepakati bersama-sama. Perlu diketahui, bahwa mobil ambulan untuk membantu rujukan ibu melahirkan ini, tidak dipungut biaya alias gratis. Entah itu orang mampu maupun tidak mampu tetap gratis. Tapi, itu hanya untuk membantu rujukan ibu melahirkan saja," terangnya.

Adapun, lanjjut Idza, bagi ibu yang akan melahirkan itu tergolong dari tidak mampu, telah disiapkan kartu BPJS yang berjumlah sebanyak untuk 1 juta lebih jiwa. Dana tersebut diambil dari APBD Brebes murni 2016. Bahkan, dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, juga membantu sebanyak 10.000 jiwa untuk ibu melahirkan, yang mendapat perawatan dari kartu BPJS.

Idza menjelaskan, upaya percepatan penyelamatan ibu hamil yang akan melahirkan juga dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya, yakni dengan melalui SMS Bunda yang sudah terdapat nomernya.

"Kami juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pejabat SKPD terkait, Camat, Kades maupun RT/RW untuk turut serta bersama-sama membantu percepatan penyelamatan ibu hamil yang akan melahirkan," pintanya.