Bangkai Mirip Janin Manusia Gegerkan Warga
ZM-Zaenal Muttaqin
Sabtu, 24/04/2010, 16:39:00 WIB

Petugas medis melakukan pemeriksaan pada bangkai yang mirip janin manusia (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Bumiayu) - Warga Kampung Baru Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu siang 24 April 2010 digegerkan dengan adanya penemuan bangkai yang bentuknya mirip janin manusia. Bangkai sebesar tikus berwarna kemerahan dan berbau busuk itu tergeletak di depan sebuah toko yang ada di Jalan Diponegoro Kota Kecamatan Bumiayu.

Warga sekitar berbondong mendatangai bangkai yang diduga janin manusia berusia sekitar empat bulan. Salah satu warga setempat, Basyiroh (50) yang selama ini dikenal sebagai dukun bayi yang mengetahaui itu langsung mengambilnya dan meyakini bangkai itu sebagai janin hewan. "Setelah saya pegang dan dilihat secara seksama, ternyata ini bukan janin manusia tapi janin hewan, mungkin anjing," kata Basyiroh.

Dijelaskan, sepintas mirip janin manusia yang sekitar empat bulan. Tetapi pada janin itu terdapat mata pada bagian samping atau kedua sisi kepalanya. Sehingga diyakininya sebagai binatang. "Kalau janin manusia mestinya matanya berjejer di bagian depan bukan samping kiri kanan," ujarnya.

Oleh Bayiroh bangkai tersebut langsung dibawa dan dikubur di dekat pemakaman umum Kampung Baru. Tetapi, rupanya sudah kadung tersebar isu ada penemuan janin manusia dan isu tersebut diketahui oleh Polsek Bumiayu.

Polisi pun langsung mengambil bangkai yang semapt dikubur itu dan membawanya ke Rumah Sakit Umum (RSU) Siti Asiyah Bumiayu. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis di RSU tersebut ternyata terdapat ekor dan berkaki empat, sehingga dipastikan sebagai janin hewan jenis anjing atau kucing.

Kepala Polres Brebes, AKBP Beno Louhenapessy SIK MH melalui Kepala Polsek Bumiayu, AKP Bowo Ciptohadi mengatakan, pihaknya langsung mengirimkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan penemuan bangkai itu. "Informasi yang masuk ke kami ada penemuan bayi, maka kami langsung ke lokasi," kata Bowo.

Dikatakan, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis bukan bayi atau janin manusia melainkan hewan. "Hasil pemeriksaan dapat dipastikan itu janin anjing atau kucing, bukan janin manusia," tandasnya.