Longsor Timbun Irigasi, 250 Ha Lahan Kesulitan Air
-Laporan Zaenal Muttaqin
Jumat, 26/02/2016, 05:02:19 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Bencana tanah longsor terjadi di Dukuh Petahanan RT 07 RW 05 Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Longsor menutup saluran irigasi sekunder bendung Notog.

Bencana longsor yang terjadi setelah turun hujan deras ini, mengakibatkan lahan pertanian padi seluas 250 hektar (Ha) di Desa Kalinusu, kini mengalami kesulitan air irigasi.

Kepala Desa Kalinusu, Khaeroni mengatakan, bencana longsor terjadi pada Kamis 25 Februari 2016 sekira pukul 23.00 WIB. Material longsor setebal tiga meter telah menutup saluran irigasi Notog sepanjang 25 meter.

"Saluran irigasi tidak dapat berfungsi lagi, karena telah tertutup oleh material longsor setebal tiga meter," ujarnya kepada PanturaNews, Jumat 26 Februari 2016.

Material longsor yang menimbun saluran irigasi, selain berupa tanah juga banyak tonggak pepohonan dan rumpun bambu. Tebalnya material longsor yang menutup saluran irigasi menyulitkan warga untuk melakukan upaya memperbaiki saluran.

"Tenaga manusia secara manual sulit untuk menyingkirkan material longsor yang menutup saluran irigasi," kata Khaeroni.

Tertutupnya saluran irigasi Notog, mengakibatkan warga Kalinusu yang mayoritas petani kusulitan air untuk mengolah lahannya. Sementara saat ini menjelang musim tanam, dan sangat membutuhkan pasokan air irigasi untuk mengolah lahan.

"Petani akan mengalami kerugian besar, karena kebanyakan telah menebar benih untuk ditanam," ungkap Khaeroni.

Bencana longosr tersebut telah dilaporkan ke Kecamatan Bumiayu untuk diteruskan ke Bupati Brebes, melalui dinas terkait. Diharapkan segera ada tindak lanjut, mengingat pentingnya saluran irigasi Notog untuk menggerakkan perekonomian warga.

Camat Bumiayu, Urip Rosidik SIP membenarkan telah menerima laporan bencana longsor yang menutup saluran irigasi di Desa Kalinusu. Pihaknya akan meneruskan laporan bencana itu ke Bupati Brebes melalui pihak terkait.

 

"Laporan segera diteruskan dan diharapkan segera ada tindak lanjut," katanya.