![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Dua putri sastrawan Tegal, Lanang Setiawan, bikin kejutan. Setelah Ken Ratu Adni Sukmawati melaunching novel “Pelangi Tiga Minggu”, 23 Januari 2016 saat hari pernikahannya, kini anak ragilnya yang masih duduk di bangku SD Mangkukusuman 9 Kota Tegal kelas 3, Ken Ayu Laras Queena, Kamis 25 Februari lalu melaunching buku Kumpulan Cerita Anak-Anak bertajuk “Hujan Hujanan” di sekolahannya.
Peluncuran buku karyanya, berlangsung di kelasnya dan secara simbolis diberikan kepada guru kelas, Bu Linda disaksikan teman-teman sekelas.
“Ini sesuatu yang membanggakan. Melihat anak didik yang baru duduk di kelas tiga SD, sudah mampu membuat kumpulan cerita anak-anak. Sungguh ini menjadi motivasi buat teman-teman di kelasnya,” ucap Bu Linda usai menerima buku Ken Ayu panggilannya di sekolah.
Queena atau Laras, panggilan sehari-harinya kalau di rumah, mengaku tergerak bikin buku karena termotivasi melihat novel teenlit “Pelangi Tiga Minggu” karya kakaknya, Ken Ratu Adni Sukmawati, yang menjadi cerita bersambung di Suara Merdeka tahun 2007.
Sejak itu, Laras kemudian membuat satu cerita berjudul “Hujan-hujanan”. “Laras pengin bikin buku kaya Mbak Ratu, Pak,” katanya suatu malam pada ayahnya usai ia melihat buku kakaknya. Ia pun berkeinginan membukukan karya-karyanya.
Bertekad bikin buku, ia giat menulis. Kadang kala, ia bikin tiga cerita sekaligus dalam satu hari. Ia menulis pengalaman yang ada di seolahnya atau pengalaman saat diajak jalan-jalan oleh ayahnya, Lanang Setiawan, yang juga pencipta lagu tegalan dan novelis.
Ada 9 cerita yang Laras tulis. Semua tema yang ditulis Laras berkisar pengalaman pribadinya. Ia menulis tanpa beban. Satu minggu kelar membuat 9 cerita, langsung dibukukan ayahnya dengan judul buku Kumpulan Cerita Anak-anak “Hujan-hujanan”.
“Rencana Laras, buku Laras mau tak bagikan ke teman-teman sekolah, dan dijual, Pak,” katanya.
Menurut ayahnya, Lanang, awal mencetak buku sebanyak 100 buah. Sebagian buku dibagikan pada guru sekolah, guru ngaji, saudara-saudara, dan dijual ke teman-teman ayahnya.
“Begitu buku terbit dan dipasarkan, sekarang sudah laku 52 buah. Yang beli teman-teman, para guru, wartawan, dan dosen Universitas Panca Sakti. Laras senang sekali bukunya laris manis,” ujar Laras.
Rencananya, Queena mau aktif menulis dan menerbitkan buku lagi. “Pokoknya Laras mau seperti Mbak Ratu. Laras juga mau bikin novel sejak masih duduk di SD. Soalnnya kakak Laras waktu bikin novel, waktu di SMP....” kata Laras.
Buku kumpulan Cerita Anak-anak karya Ken Ayu Laras Queena, berisi 9 judul, yakni: Hujan-hujanan, Beli Sepeda, Andi Bawa HP, Ulang Tahunku, Pergi Ke PAI, Piknik Ke Water Park, Pecingan Pak Kiai, Hukuman Bu Linda dan Bertengkar. Semua cerita yang terangkum di bukunya adalah pengalaman hidupnya.