Farrel, Atlet Karate Kecil yang Haus Gelar Juara
-Laporan Takwo Heriyanto
Kamis, 18/02/2016, 07:23:14 WIB

Farrel Orvala Zaidaan degan piala kebanggaanya (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Pelajar kelas IV SD N Brebes 03, Farrel Orvala Zaidaan mengaku senang belajar beladiri karate, tetapi tidak untuk nakal. Kelebihan tenaganya dia gunakan untuk olah raga, bukan untuk kegiatan yang sia-sia.

Hampir seluruh hari dalam seminggu digunakan untuk latihan karate di sekolahnya, dan di dojo (tempat latihan karate) di komplek rumahnya Jalan Cendana Kota Baru, Kelurahan Brebes.

“Buat apa nakal, mendingan tenagaku buat olah raga. Berani tanding, ya... di laga pertandingan,” kata Farrel ketika dijumpai di ruang Kepala Sekolahnya, Kamis 18 Februari 2016.

Putra Kelahiran Tegal 13 Desember 2005 ini, mengaku senang ikut karate bukan untuk nakal-nakalan tapi biar bisa membela diri. Juga untuk olah raga agar badannya tetap segar bugar. Terlihat, saat ditemui Farrel usai mengikuti pelajaran olahraga dengan keringat yang bercucuran.

Dari kegigihan Farrel berlatih Karate, membuahkan juara setiap mengikuti pertandingan. Terakhir, dia mendapatkan perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Goju Ryu Karatedo Shinbukan Indonesia (Gokasi) pada awal Februari 2016 di Gedung Pusdiklat BPK RI Kalibata Jakarta Selatan.

“Saya dapat perak kategori Kata 4 untuk anak-anak,” kata Farrel yang bercita-cita ingin menjadi polisi.

Anak pasangan Andy Setiawan dan Fitriani Sulistyowati sebelumnya menjadi juara 1 kata perorangan, dan juara 1 kata beregu Kejuaraan Karate Daerah Gokasi Tingkat Jawa Tengah.

Penggemar Mie Instan ini meski menjadi juara 3 tingkat Nasional, tetapi tidak langsung puas. Dia bertekad ingin menjadi atlet nasional dengan cara terus berlatih dan mengikuti berbagai laga.

“Saya pengin terus bertanding setiap ada event, dan meraih gelar juara,” tutur pemilik tinggi badan 145 cm dan berat badan 44 Kg.

Kepala SD N Brebes 03, Junaedah Sri Hastuti MPd menambahkan pihaknya selalu memberi dorongan kepada seluruh peserta didiknya untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya. Termasuk yang berbakat di bela diri, di sekolahnya membuka ekstra kurikuler Karate dan Pencak silat.

“Anak-anak sangat senang, apalagi mendapat dukungan dari orang tuanya. Sehingga ketika bertanding di luar daerah pun bisa dipikul bersama,” pungkasnya.