![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Ratusan pelajar dari beberapa sekolah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengikuti workshop Film dan Sinematografi bertajuk ‘Gawe Film Kuwe Gampang’. Kegiatan yang berlangsung di Taman Edukasi Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes ini, digelar selama lima hari sejak Rabu hingga Sabtu, 17-21 Februari 2016.
Workshop yang difasilitasi Dewan Kesenian Brebes ini, memberikan materi antara lain, sejarah film dan penyutradaraan, sinematografi, tekhnik artistik, dan jurnalisme film serta editing. Setelah dibagi dalam empat kelompok, mereka dilatih memproduksi film dokumenter dan film pendek.
Menurut Rizal Wimba, salah satu nara sumber mengatakan, workshop produksi film tersebut dilaksanakan untuk memberi dasar pengetahuan bagi siswa tentang produksi film pendek dan dokumenter.
"Sebagian materi produksi diberikan, untuk selanjutnya pelajar lebih serius lagi belajar seluk-beluk produksi film," tutur Rizal, Kamis 18 Februari 2016.
Ketua Komite Film dan Sinematografi Dewan Kesenian Brebes, Kuntoro Tayubi mengatakan, saat ini popularitas sebuah stasiun televisi tidak bertumpu pada tayangan pemberitaan, infotainment, dan film saja. Melainkan, ada satu primadona yang kini mulai diperhitungkan, yakni film dokumenter.
“Untuk itu, setelah worskhop ini selesai, akan ditindak lanjuti dengan menggelar Festifal Film Pelajar Brebes dalam tahun ini, dengan tema mengangkat potensi daerah,” terangnya.
Sementara Azis, salah seorang pelajar yang mengikuti kegiatan itu mengaku dibutuhkan kesabaran yang cukup untuk bisa berlatih dengan baik.
"Benar-benar harus bersabar. Meskipun kamera sudah ditata dengan baik, tapi jika akting pemain belum baik, harus diulang. Membuat film membutuhkan kerjasama tim yang baik, tidak boleh semaunya sendiri," papar siswa kelas XI SMK Cakra Nenggala yang ingin menekuni tata kamera ini.