![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Tebing jalan dan jembatan di Dukuh Beran, Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, amblas sepanjang 10 meter. Akibatnya akses jalan utama menuju desa tersebut nyaris putus, dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Warga setempat, Budi Prayitno menuturkan, jembatan dan tebing jalan amblas pada Rabu 17 Februari 2016 malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelum amblas jalan dan jembatan mengalami retak-retak sejak tiga hari sebelumnya, hujan yang turun hampir setiap hari membuat bagian retakan itu amblas.
"Sebelumnya mengalami retak-retak, dan semalam amblas sepanjang 10 meter," kata anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Cilibur ini kepada PanturaNews.Com, Kamis 18 Februari 2016.
Tebing jalan dan jembatan selebar empat meter itu amblas dan badan jalan yang tersisa pada jembatan tinggal satu meter, sehingga hanya kendaraan roda dua yang dapat melintas dan harus hati-hati. Bagian yang amblas itu merupakan tebing jalan dan sebagian badan jembatan di jalan kabupaten ruas Bumiayu - Cilibur.
"Mobil tidak dapat melintas karena badan jalan pada jembatan lebarnya tinggal satu meter," ungkap Budi.
Tebing jalan dan jembatan yang amblas merupakan akses utama menuju desa dari arah Bumiayu yang selama ini menjadi jalur transportasi. Saat ini jalur transportasi kendaraan roda empat atau mobil terpaksa harus melewati jalan desa yang sempit dengan kontruksi rabat beton.
"Ada jalur alternatif jalan desa yang lebarnya kurang dari tiga meter dan tidak cukup berpapasan untuk kendaraan roda empat, selain itu juga kelasnya jalan desa yang mudah rusak jika dilintasi mobil," terang Budi.
Camat Paguyangan, Ahmad Hermanto SIP melalui Kasi Tramtib, Lukman Hakim SH mengatakan pihaknya telah mengetahui adanya jalan dan jembatan yang amblas itu dari warga Cilibur. Sementara belum ada laporan resmi dan tertulis dari pemerintah desa Cilibur.
"Laporan resmi dari desa belum ada tapi kami sudah tahu bahkan sudah kami laporkan ke Pemerintah Brebes melalui instansi terkait," kata Lukman.
Pengecekan ke lokasi akan segera dilakukan untuk laporan dan usulan perbaikan kepada Pemkab Brebes. Mengingat vitalnya jalan dan tembatan itu bagi warga Cilibur, nantinya diharapkan segera ada penanganan.
"Akan kami lakukan pengecekan ke lokasi, diharapkan segera ada penanganan," tandas Lukman.