Pekerjaan Jalan Poros Tengah Brebes Dilanjutkan
-Laporan Zaenal Muttaqin
Senin, 01/02/2016, 08:17:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Brebes, Sudono.

PanturaNews (Brebes) - Pembangunan jalan poros tengah penghubung antara Kecamatan Larangan, Ketanggungan dan Bantarkwaung, Kabupaten Brebes, akan dilanjutkan dan dianggarkan sebesar Rp 26 milyar oleh Pemkab Brebes.

"Tahun ini dianggarkan sebesar Rp 26 milyar lebih untuk melanjutkan pembangunan jalan proros tengah," ungkap Wakil Ketua DPRD Brebes, Sudono kepada PanturaNews.Com, usai menghadiri acara Musrenbang Kecamatan Bantarkawung, Senin 01 Februari 2016.

Menurutnya, pembangunan jalan poros tengah telah lama dinanti-nantikan oleh warga di Kecamatan Bantarkawung, Ketanggunan dan Larangan. Pembangunan jalan tersebut akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga karena mudahnya jalur perekonomian.

"Infrastruktur jalan itu menjadi salah satu andalan jalur ekonomi, dengan kondisi jalan yang baik dan layak akan mempercepat pertumbungan ekonomi warga," kata Sudono, politis dari Partai Golkar yang berasal dari Kecamatan Bantarkawung ini.

Dikatakan, dalam pelaksanaanya akan dilakukan pembangunan jalan poros tengah antara lain meliputi Kamal - Pamulihan sebesar Rp 10 milyar, Kamal - Bangbayang sebesar Rp 12 milyar, Larangan - Pamulihan sebesar Rp 4 milyar dan Sindangwangi - Jemasih sebesar Rp 2 milyar.

"Anggaran total mencapai lebih dari Rp 26 milyar dengan beberapa perincian pekerjaan," tutur Sudono.

Perlu diketahui, peningkatan jalan itu nantinya menggunakan konstruksi rabat beton dengan penutup sandsheet. Pada sisi jalan juga dilengkapi dengan pembangunan talud, bronjong penahan tebing, plat beton dan saluran drainase. Target jalur poros tengah ini bisa selesai seluruhnya di tahun 2017 mendatang.

Secara keseluruhan panjang jalur poros tengah antara Larangan-Bantarkawung itu mencapai 35 kilometer. Jalan poros setelah selesai nantinya akses wilayah utara dan selatan itu akan lebih terbuka dan mendorong kegiatan perekonomian warga.

Keberadaan jalan poros tengah itu akan mampu menghemat waktu tempuh perjalanan kendaraan. Tak hanya itu, jalan poros tengah juga bisa menjadi jalur alternatif baru bagi lalu-lintas kendaraan dari wilayah Brebes utara ke selatan maupun sebaliknya.

"Adanya jalan tembus ini nantinya akan menghasilkan multi efek bagi pembangunan di Brebes. Selain sarana jalan, ekonomi warga juga akan terdongkrak naik," tandas Sudono.

Sementara itu, pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Bantarkawung, berlangsung cukup lancar untuk memutuskan usulan pembannunan sebanyak 10 usulan prioritas. Musrenbang dipimpin langsung oleh Camat Bantarkawung, Gunarto.

Hadir dalam Musrenbang yang digelar di aula kantor kecamatan setempat itu para Kepala Desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, unsur Muspika dan juga kapala instansi pemerintah tingkat kecamatan. Selain itu hadir Ketua DPRD Brebes, Iliya amin, nampak hadir pula anggota DPRD Brebes, H Abdul Ghofir.