Tips Menarik Untuk Calon Guru SD
--None--
Minggu, 31/01/2016, 11:27:23 WIB

ILUSTRASI

Hal utama dan yang paling utama sifat seseorang terlihat dari penampilannya, kadang kita bisa menilai seseorang dari bagaimana dia berpenampilan, bahkan dengan orang yang tidak kita kenal. penampilan menarik disini bukan penampilan yang berlebihan atau memakai barang-barang yang mewah dan bermerk, melainkan penampilan yang sederhana namun sopan, layak dan enak dilihat tidak lupa harus mencerminkan seorang pengajar.

Yang kita hadapi anak SD, anak yang masih di bawah umur yang mudah mencerna apa yang mereka lihat dan mereka dengar. Apa yang mereka lihat dari penampilan gurunya mereka akan meniru tanpa menyaring bagaimana penampilan itu baik atau tidak, kalupun mereka tidak meniru minimalnya mereka akan mengingat penampilan gurunya. Makanya sebagai seorang guru, khususnya guru SD penampilan sangat di perhatikan.

Sikap bersahabat: Buat para calon guru yang masih kaku, itu masih dimaklumi karena baru pemula. Tapi sikap kaku diusahakan harus berubah. Disaat kegiatan belajar mengajar jangan menggunakan metode yang terlalu formal atau serius, kita pernah SD juga kan!... masih ingat donk bagaimana karakter seorang guru yang pernah mengajar kita?, pasti ada seorang guru yang ngajarnya terlalu serius seperti hanya masuk, menulis, membaca dan mendikte terus nerangin yang bener-bener formal.

Apa yang terjadi?, suasana kelas sunyi senyap, sunyi bukan berarti mereka menyimak dengan serius, melainkan ngantuk, penyakit yang sering menyerang dikala kebosanan melanda. Ketika mereka ngantuk setidaknya mereka akan ditegur oleh gurunya kan, nah karena itu nambah lagi penyakit mereka yaitu tertekan. Bisa jadi, sikap guru yang seperti itu akan menjadi salah satu faktor yang membuat anak malas ke sekolah.

Jadi kalau sudah menjadi guru SD hindari sikap yang seperti itu. Sikap bersahabat yang dimaksud kita harus perhatian kepada anak didik, setiap ada masalah yang dihadapi mereka kita harus tahu dan berusaha mencari solusinya, ingat walaupun mereka di rumah masing-masing memiliki orang tua, tapi kalau di sekolah mereka anak kita, karena di bawah tanggung jawab seorang pengajar.

Selanjutnya bersikap humoris, kita juga harus sedikit menguasai cara melawak. Dengan kita bersikap humoris, apalagi dalam kegiatan belajar mengajar, supaya anak tidak jenuh, serta pengajaran yang dilakukan secara santai akan memudahkan anak menyerap materi yang kita sampaikan.

Menjadi inspirasi: Setelah memiliki penampilan yang baik dan sikap yang baik pula otomatis, otomatis kita menjadi inspirasi. Inspirasi yang menimbulkan kebaikan maka akan bermanfaaat bagi diri kita sendiri maupu anak didik kita. jika kita menanam kebaikan, kebaikan itu akan terus mengalir, mengalir pula pahala yang akan kita dapat.

Sebaliknya apabila yang kita tanam itu keburukan, maka keburukan itu akan berjalan selamanya, begitupun dosa yang akan kita dapatkan terus akan mengalir.

(Yessy Yusintaningsih adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon, Kelas: SD15-A3)