![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Belasan Eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dipulangkan ke desa tempat tinggalnya masing-masing, dijemput dari penampungan di Donohudan, Solo, dan sudah dijemput keluarganya dari penampungan di Brebes.
"Jumlahnya ada 18 orang. Mereka kami jemput dari penampungan di Donohudan, Solo dan sudah tiba di kampung halamannya masing-masing dengan dijemput keluarganya, Sabtu 30 Januari 2016 dini hari," ujar Kepala Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes, Komar, Sabtu 30 Januari 2016 siang.
Menurutnya, kehadiran 18 eks anggota Gafatar yang dipulangkan dari Kalimantan itu, mendapat pengawalan dari pihak TNI dan Polri. Mereka disambut dengan hangat oleh keluarganya masing-masing. Bahkan, ada beberapa yang terharu hingga meneteskan air mata.
Adapun, kata Komar, sebanyak 18 warga anggota Gafatar itu antara lain berasal dari Kecamatan Bulakamba 3 orang, Tanjung 2 orang, Salem 1 orang, dan selebihnya dari Kecamatan Bumiayu.
Namun demikian, lanjut Komar, selain di Solo, eks anggota Gafatar warga Brebes juga masih ada yang di penampungan pengungsian di Jakarta. Tapi, hingga kini belum ada kejelasan informasi dari pemerintah DKI Jakarta.
Asisten 1 Setda Brebes, Suprapto, mengimbau masyarakat di desa untuk menerima mereka kembali. “Karena mereka sudah insaf dan mau kembali ke ajaran yang benar,” ucap Suprapto.