![]() |
|
|
Karakter tidak dapat dibentuk dengan mudah dan murah,tetapi karakter itu sendiri harus mengalami ujian dan penderitaan jiwa karakter pada setiap anak,agar mendapatkan visi misi dan kesuksesan yang akan di raih.
Pengertian Proses Pembentukan Karakter
Merupakan usaha atau suatu proses dimana yang harus dilakukan untuk menanamkan hal positif pada anak yang bertujuan untuk membangun karakter pada diri anak sesuai dengan norma dan kaidah moral dalam bermasyarakat.di dalam pembentukan karakter anak ada tiga factor yang yang sangat penting yaitu factor pendidikan (sekolah),lingkungan sekolah,dan lingkungan masyarakat.
A.Pembentukan Karakter Di Sekolah
Di dalam lingkungan sekolah seorang figure yang sangat berperan penting dalam pembentukan karakter seorang anak adalah guru.guru merupakan salah satu komponen yang vital dalam proses sebuah pendidikan.hal tersebut dikarenakan jika tidak adanya seorang guru proses pembentukan seorang anak tidak akan maksimal.
Fungsi seorang guru bukan cuma hanya mengajar disekolah tetapi juga mendidik anak untuk mempunyai karakter yang baik.selain itu juga di sekolah pendidikan karakter diajarkan beberapa macam hal yang dapat membentuk karakter pada anak diantaranya adalah tentang pendidikan religius,kedisiplinan,toleransi,dan semangat kebangsaan,semua hal tersebut diajarkan demi terciptanya seorang anak yang berkarakter positif dalam dirinya.
B.Pembentukan Di Lingkungan Masyarakat
Lingkumgan adalah salah satu proses tempat yang menentukan proses pembentukan karakter diri seseorang menjadi pribad berkarakter positif, sebaliknya lingkungan yang negative pula. Lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter-karakter individu yang ada di dalamnya.
Lingkungan berkarakter sangatlah penting bagi perkembangan individu. Lingkungan yang berkarakter adalah lingkungan yang mendukung terwujudnya nilai-nilai karakter di dalam kehidupan, seperti tanggung jawab, kejujuran, amanah, tolong menolong, gotong royong, kerjasama dan lain-lain. Karakter tersebut tidak hanya pada tahap pengenalan dan pemahaman saja, namun menjadi kebiasan dalam kehidupan sehari-hari.
Sangatlah susah untuk membentuk lingkungan yang berkarakter. semua itu harus dimulai dari diri sendiri yang selanjutnya diteruskan dalam lingkungan keluarga. Diri sendiri harus dibenahi terlebih dahulu sebelum membenahi orang lain, biasakan membangun pola pikir positif, melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik, membangun karakter diri yang pantang menyerah.
C.Pembentukan Karakter Dalam Keluarga
Dalam keluarga pembentukan karakter sangatlah penting dalam proses pembentukan sebuah karakter pada anak, yang paling penting dalam proses pembentukan karakter ini adalah orang tua dan yang paling dominan adalah ayah atau kepala keluarga yang berkewajiban yang memimpin didalam sebuah keluarga.
Di dalam sebuah keluarga kita harus membiasakan menerapkan nilai-nilai dan kebiasaan-kebiasaan positif yang pada akhirnya akan diteruskan oleh si anak pada lingkungan sosial yang lebih besar, yaitu disekolah dan dimasyarakat. Dalam keluarga kita dapat menanamkan sikap jujur dan terbuka, member kesempatan anak berpendapat dalam menentukan sebuah pilihan, dan mengajak anak untuk ikut berbagaai peran dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.
Hal itu adalah bagian dari proses membangun karakter anak. Saling tolong menolong sesame anggota keluarga memberikan kesempatan pada anak utntuk mengambil sebuah keputusan untuk dirinya. Pendidikan yang diberikan oleh orang tua kepada anak hendaknya berorientasi pada kebutuhan anak sebagai makhluk biopsikososial religius, serta menggunakan cara yg sesuai dengan perkembangan anak, baik perkembangan fisik, biologis dan perkembangan psikisnya. Salah satu contoh pembiasaan sederhana membentuk karakter anak dalam keluarga, adalah dengan mengajarkan pembiasaan berdoa sebelum melakukan suatu hal, contohnya ketika akan makan, tidur dan lain-lain. Jadi kesimpulannya keluarga adalah lingkungan yang sangat penting dalam perkembangan pembentukan karakter pada anak, ketika anak sudah tidak dalam lingkungan sekolaha atau masyarakat.
Tahap-Tahap Pembentukan Karakter
Karakter setiap manusia terbentuk melalui lima tahap yang saling berkaitan. Lima tahapan itu diantaranya adalah: 1.Adanya nilai yang diserap seseorang dari berbagai sumber, seperti agama, ideology, pendidikan dan lain-lain, 2.Nilai membentuk pola fikir seseorang yang secara keseluruhan keluar dalam bentuk rumusan visi, 3. Visi turun kewilayah hati membentuk suasana jiwa yang secara keseluruhan membentuk mentalistis, 4.Mentalistis mengalir memasuki wilayah fisik dan melahirkan tindakan yang secara keseluruhan disebut sikap, 5.Sikap-sikap dominan dalam diri seseornag yang secara keseluruhan mencitrai dirinya adalah apa yang disebut sebagai karakter atau kepribadian.
Karakter adalah watak, tabiat, akhlah atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan yang diyakininya dan digunakannya sebagai landasan untuk cara pandang berfikir, bersikap, dan bertindak. Ada beberapa cara dalam proses pembentukan karakter pada anak diantaranya, adalah dengan memberikan pendidikan karakter di sekolah, mengenalkan dan membiasakan hal-hal positif pada anak dalam lingkungan keluarga dan memberikan pengarahan atau pengertian tentang hal-hal positif yang bisa diterapkan dan dilakukan dalam lingkungan masyarakat.
Oleh karena itu dalam membentuk atau membangun karakter positif pada anak diperlukan upaya terencana dan sungguh-sungguh diterapkan yang dikenal sebagai pendidikan karakter. Ada beberapa proses untuk terjadinya pembentukan yaitu pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, dan internalisasi menjadi karakter.
(Siti Annisa adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon)