![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diminta untuk terus ditingkatkan. Utamanya pelayanan di spesialis penyakit kandungan yang selama ini dinilai sangat rendah.
Hal itu disampaikan oleh aktivis Forus Masyarakat Peduli (FMP) RSUD Bumiayu, Hendrik kepada wartawan, Jumat 29 Januari 2016. "Hasil penelusuran kami, pelayanan RSUD sudah ada peningkatan dan termasuk bagus, tapi untuk pelayanan penyakit kandungan tergolong sangat rendah," ungkapnya.
Menurutnya, banyak pasien merasa kecewa ketika berobat atau memeriksakan masalah kandungannya di RSUD Bumiayu, tidak ada dokternya. Padahal pelayanan kendungan ini sangat penting karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi.
"Salah satu program yang sedang digalakkan saat ini upaya menurunkan angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian ibu (AKI) saat melahirkan," ujar Hendrik.
Dikatakan, dari penelusuran yang dilakukan selama bulan Januari 2016 ini, diperoleh data pelayanan spesialis penyakit dalam sebanyak 1.397 kali, sepesialis bedah 99 kali, spesialis kulit 157 kali dan pelayanan kandungan hanya 14 kali. Selain sangat sedikit pelayan kandungan terhadap pasien, dilakukan oleh bidan bukan oleh dokter spesialisnya.
"Ini artinya ada kekosongan dan harus segera diisi kekosongan pelayanan spesialis kandungan ini," tegas Hendrik.
Masih menurut Hendrik, saat ini pelayanan RSUD jauh lebih baik, masyarakat sudah banyak yang merasakan bagusnya pelayanan tersebut. Karenanya untuk memaksimalkan pelayanan masalah spesialis kandungan, juga harus diisi atau ditingkatkan.
"Jumlah pasien juga cukup banyak karena pelayanannya meningkat, selama tahun 2015 ada 9729 pasien yang berobat atau menjalani perawatan di RSUD Bumiayu," tutur Hendrik.
Selain itu, untuk peningkatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat secara lebih luas utamanya untuk warga di Brebes bagian selatan, diharapkan Apotek RSUD Bumiayu juga dapat melayani masyarakat umum.
"Akan lebih baik lagi jika Apotek RSUD dapat melayani masyarakat secara umum untuk kebutuhan obat, tidak hanya untuk pasiennya saja," tandas Hendrik.
Sementara itu, Direktur RSUD Bumiayu, drg Rozikin SH ketika dikonfirmasi enggan menanggapi. RSUD Bumiayu saat ini lebih fokus untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dan akan terus mengupayakan agar nantinya benar-benar menjadi RSUD rujukan bagi warga Brebes bagian selatan.