![]() |
|
|
Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu, untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang terdidik itu sangat penting. Pendidikan yang pertama kali kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.
Seorang anak yang disayangi akan menyayangi keluarganya, sehingga anak akan merasakan bahwa anak dibutuhkan dalam keluarga. Sebab merasa keluarga sebagai sumber kekuatan yang membangunnya. Dengan demikian akan timbul suatu situasi yang saling membantu, saling menghargai, yang sangat mendukung perkembangan anak.
Di dalam keluarga yang memeberi kesempatan maksimum pertumbuhan dan perkembangan adalaha orang tua. Dalam lingkungan keluarga harga diri berkembang karena dihargai, diterima, dicintai, dihormati sebagai manusia. Itulah entingnya mengaa kita menjadi orang terdidik di lingkungan keluarga. Orang tua mengajarkan kepada kita mulai sejak kecil untuk menghargai orang lain
Sedangkan di lingkungan sekolah yang menjadi pendidikan yang kedua dan apabila orang tua mempunyai cukup uang maka dapat melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi dan akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi kemudian menjadi seorang yang terdidik. Alangkah pentingnya pendidikan itu. Guru sebagai media pendidik memberikan ilmunya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Peranan guru sebagai pendidik merupakan peran member bantuan dan dorongan, serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak dapat mempunyai rasa tanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Guru juga harus berupaya agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak.
Selain itu peranan lingkungan masyarakat juga penting bagi anak didik. Hal ini berarti memberikan gambaran tentang bagaimana kita hidup bermasyarakat. Dengan demikian bila kia berinteraksi dengan masyarakat maka mereka akan menilai kita, bahwa tau mana orang yang terdidik, dan tidak terdidik.
Di zama Era Globalisasi diharapkan generasi muda bisa mengembangkan ilmu yang didapat sehingga tidak ketinggalan dalam perkembangan zaman. Itulah pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan Keluarga, di lingkungan Sekolah dan di lingkungan Masyarakat.
Pendidikan pada hakikatnya adalah membantu peserta didik untuk menjadi generasi yang utuh,yang pandai dalam bidang pengetahuan, bermoral, berbudi luhur, peka terhadap orang lain,beriman dan lainnya. Pendidikan juga membawa misi untuk melibatkan peserta didik pada persoalan-persoalan konkrit yang dihadapi dalam masyarakat.
Rasanya sudah sangat sering kita dengarkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pendidikan nasional. Kata-kata ekstrem pun sering terluapkan,konon pendidikan nasional telah gagal menjalankan misinya untuk membentuk manusia-manusia yang cakap dan berkepribadian serta membangun bangsa yang berkarakter. Konon pendidikan hanya bisa menghasilkan koruptor, provokator dan manusia-manusia tak berbudi lainnya.
Meskipun demikian, hal itu tidak berarti bahwa seluruh hasil pendidikan adalah buruk karena pendidikan itu sendiri merupakan sebuah proses tiada henti, sebuah proses yang selalu menyisakan berbagai persoalan, meskipun ia selalu memberikan konsep-konsep baru tentang bagaimana membangun dan mengembangkan kulitas manusia. Secara epistemologis, kelemahan beberapa pemikiran klasik adalah ketika ia menganggap pengetahuan sudah ada dan sudah jadi, sehingga tugas guru adalah mestranfer pengetahuan itu, kedalam otak peserta didik.
(Hidayatul Fitriyah adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Kelas: SD15-A.5 NIM: 150641210)