Pendidikan Sekolah Dasar di Indonesia
--None--
Rabu, 27/01/2016, 04:34:35 WIB

Ilustrasi

Pendidikan adalah memanusiakan manusia. Saya menganggap pendapat ini benar, karena manusia tidak akan benar-benar menjadi manusia seutuhnya tanpa adanya pendidikan. Dengan pendidikan, manusia menjadi berilmu dan mampu menjalni hidupnya dengan lebih baik. Dengan pendidikan manusia bisa melebihi batas kemampuan yang mungkin dianggap tidak mungkin.

Contohnya dahulu manusia tidak akan bisa mungkin terbang seperti burung, namun dengan ilmu manusia bisa menciptakan teknologi yang bisa membuat manusia bisa terbang dengan menggunakan pesawat. Dan dahulu manusia tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan jarak yang jauh, namun setelah ditemukannya telepon maka manusia bisa berkomunikasi secara langsung dari jarak yang jauh.

Dengan pendidikan akan jauh lebih mempermudah hidup manusia. Dan cara yang paling mudah untuk mengubah hidup seseorang adalah dengan pendidikan. Namun dengan segudang manfaat dari pendidikan tapi tetap saja masih banyak masyarakat di negara kita ini yang tidak bisa mengeyam dunia pendidikan dengan berbagai alasan, dan alasan yang paling mendasar adalah alasan ekonomi. Di negeri yang sekaya Indonesia, masih banyak rakyatnya yang hidup dengan kekurangan. Ini menjadi realita yang memilukan di negara yang penuh dengan kekayaan alam yang berlimpah.

Untuk mengeyam sekolah dasar pun, di beberapa daerah terpencil sangat susah. Padahal pendidikan sekolah dasar sangat penting bagi kehidupan seorang anak. Karena di sekolah dasar anak-anak akan mengenal ilmu-ilmu dasar seperti membaca, menulis dan berhitung. Ilmu ini adalah ilmu yang sangat penting karena bisa menjadi bekal manusia untuk melakukan berbagai aktivitas. Inilah yang mendasari pentingnya pendidikan disekolah dasar.

Di sekolah dasar merupakan penentu seseorang akan menjadi apa di masa depan. Disinilah tugas para pendidik menjadi sangat penting, karena pada tahap usia anak SD yaitu 6-12 tahun merupakan masa emas anak. Disinilah kepribadian anak akan terbentuk sesuai dengan didikannya.

Karena anak akan cenderung meniru apa yang dilihatnya, jadi para pendidik harus menjadi figur yang baik untuk anak didiknya dan memberikan pemahaman yang benar, dan membentengi anak didiknya dengan nilai dan norma yang sesuai.

Sebagai pendidik jangan membeda-bedakan anak didiknya, dan jangan menganggap anak didik adalah hal yang sepele. Kita harus menganggap mereka adalah aset bangsa yang berharga, tangan kecil mereka sekarang akan menentukan nasib bangsa kita dimasa depan.

(Miky Ersa Gusanty adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon)