![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebagai tanda rasa syukur di Hari Ulang Tahun ke-44, SMK Pusponegoro 01 Brebes, Jawa Tengah, mengadakan tumpengan. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sehingga sekolah dan warga sekolah secara keseluruhan diberi panjang umur dan mencapai kesuksesan.
“Alhamdulillah, SMK Pusponegoro 01 Brebes makin maju dan perlu kita syukuri bersama,” ujar Kepala SMK Pusponegoro 1 Brebes, H Darno MPd usai menggelar peringatan HUT ke-44 SMK Pusponegoro di Aula sekolah setempat.
Keberadaan SMK Puspo, lanjutnya, sangat membantu masyarakat Brebes dalam pemenuhan tenaga muda trampil. Disamping itu, turut meningkatkan derajat pendidikan dan terbukti turut menggenjot peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes.
“Dulu, SMK Puspo tidak mendapat perhatian dari masyarakat, tetapi sekarang makin hebat dan banyak peminatnya,” ujarnya.
Bahkan, sekolah yang berlokasi di jalan Letjen Suprapto No 176 Brebes itu kini memiliki siswa 598. Mereka tersebar di jurusan teknik kendaraan ringan (otomotif), teknik audio video, teknik bangunan/arsitektur, dan akuntansi.
SMK Puspo juga sudah mendapatkan ISO 9001:2008 pada tahun 2014. Karena telah berhasil meningkatkan manajemen mutu yang dikeluarkan oleh United Register of System Sertification (URSS) tentang Manajeman of Vocational School.
Dari capaian prestasi tersebut, menambah bersemangat dalam kegiatan belajar mengajar dan menciptakan inovasi-inovasi baru terkait dengan tanggung jawab pihak sekolah kepada peserta didik.
Darno menjelaskan, pada mulanya SMK Pusponegoro 01 Brebes berdiri 7 Januari 1972 berdiri Sekolah Teknik (ST) setingkat SMP yang kini lokasinya dijadikan SMP Negeri 3 Brebes. Menyusul tahun 1975 diubah namanya menjadi Sekolah Teknik Menengah (STM) Pemerintah Daerah (Pemda), dengan tujuan awal untuk meningkatkan kompetensi pegawai di dinas Pekerjaan Umum Pemkab Brebes, terutama di bidang Bangunan Gedung dan Air atau Irigasi.
Selain itu, berdirinya STM juga untuk menyalurkan aspirasi masyarakat atau orang tua murid yang sangat membutuhkan tempat pendidikan Teknik Menengah. Untuk menguatkan pendirian, dibentuklah Badan Pembina STM Pemda Brebes tanggal 2 Januari 1974 No.03/01-II/Kesra. B/1974. Saat itu pula dirintis Yayasan Pusponegoro Brebes yang meliputi SMP di seluruh kecamatan, SMA di seluruh Kecamatan dan STM di Kecamatan Brebes.
Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 41007/A.A5/OT/1997 tanggal 3 April 1997 perihal tindak Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 034.035 dan 036/O/1997 tentang perubahan nomenklatur, maka yang dulunya STM menjadi SMK. Termasuk SMK Pusponegoro 01 Brebes.
Selain tumpengan, kata Ketua Panitia Pelaksana Surip Rachmono AMd, juga digelar jalan sehat yang mengambil rute dari sekolah menuju jalan Suprapto, Ahmad Dahlan, Yos Sudarso, KH Mukhtar, Pembangunan, Dewi Sartika Sigambir, Ahmad Dahlan patrol tingkat, Moh Yamin, Piere Tendean, Barokah dan kembali ke sekolah sejauh lebih kurang 6 kilometer.
“Lebih dari seribu peserta memeriahkan jalan sehat karena gratis, dengan hadiah utama 2 buah sepeda gunung dan ratusan hadiah hiburan lainnya,” tandas Surip.