Langka, Resepsi Pernikahan Diisi Peluncuran Novel
-Laporan SL Gaharu
Selasa, 26/01/2016, 02:05:49 WIB

Lanang (kanan) menyerahkan suvernir kepada Kepala BRI Unit Kemantran di pesta pernikahan Ken Ratu dengan Imam Fauzi (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Penyair sekaligus novelis dan pencipta lagu tegalan, Lanang Setiawan, menggelar pesta pernikahan putrinya, Ken Ratu. Acara tersebut berlangsung bak Pelantikan Kepala Daerah, senyampang bersamaan dengan acara, Sabtu, 23 Januari 2016 , dia meluncurkan dua karya penting berupa novel “Pelangi Tiga Minggu”, dan VCD Mini Album Tegalan “Titisan Bintang” versi Orkestra.

Acara resepsi dihadiri banyak pejabat penting Kota dan Kabupaten Tegal. Novel yang dilaunching adalah karya Ken Ratu Adni Sukmawati yang akrab disapa Ratu, dan Mini Album hasil karya cipta Atik Lanang yang merupakan gabungan nama dari pencipta lagu tegalan, Atik Apriyanti dan Lanang Setiawan.

Peluncuran berlangsung di tempat kediaman Lanang di Jl Arjuna 10 RT 4 RW 3, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, diawali dengan penyerahan secara simbolis kepada Ketua DPRD Kota Tegal, H. Edy Suripno, SH.MH oleh Lanang disaksikan kedua mempelai, Ken Ratu dan suaminya, Imam Fauzi, serta budayawan Moh. Hadi Utomo.

Selanjutnya diberikan kepada anggota DPRD Kota Tegal, Sisdiono Ahmad, Komisioner KPU Thomas Budiono, Kepala BRI Unit Kemantran, Kabupaten Tegal, Ucok Muhammad Harun Lubis, dan seluruh tamu undangan.

“Ini sesuatu yang langka dan luar biasa. Karena jarang terjadi dan hampir belum pernah saya temui, resepsi pernikahan diisi dengan peluncuran novel dan album mini. Saya merasa sedang menghadiri pelantikan Kepala Daerah,” ucap Edy Suripno usai menerima novel dan VCD album Titisan Bintang.

Sementara itu budayawan Tegal, Moh Hadi Utomo mengatakan, peristiwa tersebut merupakan momen unik yang menandai sebuah perhelatan yang kental budaya.

“Lanang ini seniman multitalen. Dia menulis novel, bikin sajak tegalan sekaligus sebagai pembaca sajak. Tidak hanya itu, dia juga pencipta lagu tegalan bareng Atik Apriyanti. Lanang merupakan sosok pribadi yang komplek. Banyak masalah tapi masalah yang dia suguhkan positif dan kreatif,” ucap Hadi Utomo saat memberikan kata sambutan.  

Sejumlah tamu undangan yang bergantian mengucapkan selamat atas pernikahan dan peluncuran dua karya tersebut, juga menerima novel dan VCD sebagai suvernir atas kehadiran di hajatan pernikahan putri seniman, beberapa anggota politisi, akademisi, wartawan, pencipta lagu, dan para pejabat Kabupaten/Kota Tegal. Mereka di antaranya, Wakil Walikota Tegal, HM Nursholeh, Ir Gito Musriynto, Yuswo Waluyo, Kabag Umum, Heru Timbul, Budi Epy, Budi Saptaji, Herdih Teguh, Ir Toto Subandrio, dan Drs Agus Subagyo. Sedang yang lainnya yakni Dr Yayat Hidayat Amir, Dr Yusqon, anggota dewan Kota Tegal Ahmad Satori SE, mantan Ketua DPRD Kota Tegal H Ghautsun, Ketua KPU Kota Tegal Agus Wijanarko, Ketua Dewan Kesenian Brebes Wijanarto, seniman H Tambari Gustam, Firman Hadi, Ki Barep, Bontot Sukandar, HM Enthieh Mudaki.

Presiden Penyair Tegalan Dwi Ery Santoso, Hartono Ch Surya, Endhy Kepanjen, penyair nasional Dharmadi, penyair suci H Gus Fauzi Robani, pencipta lagu tegalan Imam Jund, Ipuk NM Nur, Dhimas Riyanto, Ketua DPC Hipprada Kab Tegal Drs H Mashuri Dahlan MBA MM, Drs Sunyoto, Drs Sartono, dan pengusaha rumah makan Asmawi Aziz. Adapun para wartawan yang hadir, Nuryanto Aji, Riyono Toepa, Dasuki Raswadi, Wartono, Elin Nawangsari, Vera, Johari, Joni, dan seluruh jajaran karyawan BRI Kota/Kabupaten Tegal.

Menurut Lanang, novel “Pelangi Tiga Minggu” karya putrinya itu sebelumnya pernah dimuat di Suara Merdeka sebagai cerita bersambung pada 2007. Novel tersebut, kata dia, mengisahkan seputar demo anak-anak kelas II dan III SMP yang menuntut kebebasan berekspresi terhadap Kepala Sekolahnya.

“Yang terjadi kemudian, lingkungan sekolah seperti pelangi. Rambut para pelajar dicat warna-warni dengan cat semprot,” ucap Lanang didampingi Ken Ratu yang memiliki nama panjang; Ken Ratu Adni Sukmawati, karyawati BRI Unit Kemantran, Kabupaten Tegal yang pernah menjadi “Gadis Sampul” Majalah Kandela terbitan Kota Tegal.

Soal VCD Mini Album “Titisan Bintang”, menurut Lanang, diciptakan bersama Atik Apriyanti dan digarap secara bertahap sejak 2013. Album tersebut berisi lima tembang andalan. Dua lagu diciptakan Lanang Setiawan yakni; “Lagi Kedanan” dan “Aja Ngalub”. Tiga lagu lainnya ciptaan Atik Apriyanti yakni; “Melati Indonesia”, “Dasar Kunyuk” dan “Titisan Bintang”. Untuk lagu “Titisan Bintang” syair ditulis Lanang dan semua lagu dibawakan oleh Atik.

Lanjut Lanang, dia sengaja menyuguhkan dua karya itu dimaksudkan buat memanjakan para tamu undangan. “Memanjakan tamu dalam pesta pernikahan tidak harus dengan berlimpah kuliner. Salah satu cara kami, justru memanjakan mereka dengan karya,” katanya.

Acara resepsi pernikahan diisi penampilan orjen tunggal, Ari Surabayan dengan penyanyi papan atas yakni Lia KDI, Yani Pelangi, dan Guruh Tegalsari. Pada saat itu dua lagu ciptaan Atik Lanang yakni; “Titisan Bintang” dan “Lagi Kedanan” dibawakan oleh biduanita Yani Pelangi.