Cegah Peredaran Narkoba Dimulai Dari Keluarga
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews
Minggu, 24/01/2016, 10:52:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, H. Ansori Faqih

PanturaNews (Tegal) - Pencegahan peredaran narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hokum. Masyarakat umum yang beradab juga memikul beban kewajiban yang sama, demi menciptakan kondusifitas di wilayah yang bebas dari peredaran narkoba. Keluarga sebagai kelompok masyarakat terkecil, punya andil besar dalam upaya pencegahan peredaran narkoba secara lebih dini.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Drs. H. Ansori Faqih saat diminta menanggapi maraknya peredaran narkoba di Kota Tegal yang menempatkan Kota Tegal sebagai sarang peredaran narkoba hingga menempati urutan ke- 5 dari 35 Kota/Kab Se- Jawa Tengah versi survey Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Keluarga itu pilar utama yang diharapkan mampu membina anggotanya untuk memahami bahaya narkoba. Dimulai dari keluarga itulah, semuanya dapat teratasi secara lebih dini,” kata Ansori Faqih yang akrab disapa Anfaq, Minggu 24 Januari 2016.

Anfaq mengungkapkan, setiap keluarga tentunya memiliki aturan yang menjadi pijakan dalam menjalankan roda rumah tangga. Bahkan untuk melengkapi kebutuhannya, sebuah keluarga diberi kebebasan menyerap doktrin agama maupun keyakinan tertentu yang difungsikan sebagai pagar rumah tangga.

“Sebuah keluarga muslim tentunya membutuhkan peran serta ulama untuk memberikan pencerahan batiniyah demi peningkatan derajat keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga terhindar dari ajaran-ajaran maupun pengaruh membahayakan yang datang dari luar keluarga. Keluarga harus melakukan pengawasan melekat terhadap anggotanya, agar tidak terjebak ke dalam bingkai kesesatan dalam peradaban dunia yang modern,” tutur Anfaq.

Anfaq menjelaskan, mencegah peredaran dan memerangi narkoba harus dilakukan secara komperehensif dan berkesinambungan. Hal itu dapat terwujud dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan aparatur pemerintah.

“Harus dibangun komitmen bersama dan perlu menyamakan persepsi, lalu secara bersama-sama berniat menumbuhkan rasa kepedulian tolak narkoba kepada setiap individu masyarakat. Kebersamaan aparatur pemerintah, aparat penegak hukum, ulama, para rohaniwan dan masyarakat tanpa kecuali, Insya Allah dapat menekan peredaran narkoba,” tegas Anfaq.