Karyawan Apotik Tewas Dihantam KA Kamandaka
-Laporan Riyanto Jayeng
Jumat, 22/01/2016, 12:24:56 WIB

Jasad Subhan, warga Desa Bandasari yang ditabrak KA Kamandaka dievakuasi warga sekitar (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Gagal menyebrang perlintasan tak berpalang di wilayah RT 2 RW 3 Kelurahan Debong Tengah, Kota Tegal, Jawa Tengah, salah seorang karyawan Apotik Karanganyar, Subhan (43) warga RT 3 RW 1 Desa Bandasari, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, akhirnya tewas dihantam Kerata Api (KA) Kamandaka yang sedang meluncur dari Semarang-Tegal ke arah Purwokerto sekitar pukul 07:45 WIB .

Korban tewas dalam kondisi mengenaskan, jasad korban hancur dan sulit dikenali wajahnya. Sementara tubuh korban terpental sekitar 20 meter dari lokasi tabrakan, sedangkan kendaraan korban yaitu sepeda motor Yupiter Nopol G 4978 Z terpental hingga 100 meter lebih. Beruntung petugas Kepolisian mendapati identitas korban dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diambil dari saku celana korban.

Salah seorang saksi, Warno, mengatakan korban saat itu hendak menyeberang dari arah timur (Desa Pekauman Kulon) menuju ke barat (Kelurahan Debong Tengah). Namun saat berada di rel KA, korban justru berhenti dan nampak sedang memainkan gas. Beberapa warga yang melihatnya sudah meneriaki korban, agar keluar dari rel KA karena ada kereta api hendak melintas.

“Rupanya korban panik karena sepeda motornya mendadak macet, sehingga tidak mendengar atau tidak peduli dengan teriakan warga. Tak berapa lama, tubuh korban langsung terlempar dihantam KA,” kata Warno.

Sementara menurut saksi lain, Johan, korban teridentifikasi sebagai karyawan Apotik Karanganyar dan Apotik Mujarab. Menurut Johan, kemungkinan besar korban saat itu sedang menjalankan tugas dari apotik tempatnya bekerja.

Setelah sempat menjadi tontonan warga, bersama keluarga korban yang tiba di lokasi kejadian, jasad korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kardinah Kota Tegal, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.