![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Akibat dimakan usia, bangunan atap ruang kelas 1 SD Negeri 03 Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambruk. Akibatnya, belasan siswa kelas 1 SD yang dibangun pada 2003 lalu itu, terpaksa melaksanakan kegiatan belajar di teras sekolah.
Salah seorang guru SD Negeri 03 Slatri, Khasan Nuri (46), mengatakan, bangunan atap ruang kelas itu ambruk pada bagian kuda-kudanya, tepatnya pada 29 Desember 2015 lalu.
"Bagian atap ini ambruk saat siswa libur sekolah pada malam hari. Saat itu hujan lebat dan saya mendapat laporan atap di ruang kelas satu konstruksi kuda-kudanya ambruk. Saat di cek memang benar," katanya, Selasa 05 Januari 2016.
Menurutnya, meski pihaknya sudah berusaha menyangga dengan beberapa bambu, tetapi kondisinya tidak aman bagi siswa, sehingga siswa terpaksa belajar di teras sekolah. Itu dilakukan karena pihak sekolah khawatir terjadi ambruk susulan pada bagian atas ruang kelas tersebut
Dia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun demikian, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah menyangganya bagian atap itu dengan beberapa bambu.
Dia mengaku, sekolah sebenarnya sudah mengusulkan ke Pemkab Brebes agar ruang kelas itu mendapat bantuan dana perbaikan. Sebab, kondisi atapnya memang lapuk karena usia. Namun, hingga kini proposal bantuan yang diajukan itu belum mendapat respon.
"Kami berharap kondisi ruang kelas ini segera diperbaiki, sehingga siswa bisa dengan nyaman belajar," harapnya.
Sementara Muna, salah seorang siswa mengaku, tidak enak belajar di luar kelas karena tidak ada meja dan kursinya. Selain itu, juga lelah karena menulisnya harus di lantai. " Ya, tidak enak, belajarnya tidak ada meja dan kursinya," katanya.