![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Seorang anak berusia enam tahun, Muhammad Husni Haikal tewas tersengat aliran listrik di Dukuh Pecinan RT 05 RW 03 Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 04 Januari 2016.
Anak dari pasangan suami isteri, Zaenudin dan Tuminah warga Dukuh Pecinan RT 03 RW 03 Desa Kalilangkap itu tewas setelah tak sengaja menginjak kabel PLN yang sebelumnya putus. Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, sebelumnya kabel listrik dari jaringan utama PLN itu mengalami putus oleh sebagian warga kabel itu disingkirkan ke pinggir jalan.
"Diperkirakan putus pada malam hari dan pagi harinya, warga yang melihat kabel itu segera menyingkirkan karena melintang di pinggir jalan, saat itu aman dan warga tidak kesetrum," ujar Jaidin, Perangkat Desa setempat.
Menurut Jaidin, sekira pukul 06.20 WIB Kepala Desa (Kades) Pecinan, Abdullah Faqih juga melapor ke Kantor PLN UPJ Bumiayu adanya kabel jaringan listrik yang putus dan meminta segera dilakukan perbaikan pada kabel tersebut.
"Pak Kades sudah telepon lapor ke PLN untuk dilakukan perbaikan, tapi belum dilakukan perbaikan sampai siang hari," kata Jaidin.
Siang hari sekira pukul 10.30 WIB, Muhamad Husni Haikal (6) yang tengah bermain secara tak sengaja kakinya menginjak kabel tersebut yang mengakibatkan tersengat aliran listrik hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Ibunya, Tuminah yang sempat melihat anaknya kesetrum tidak dapat menolongnya karena kawatir akan ikut tersengat pula.
"Sudah akan menolong tapi karena nyaris kena sengatan aliran listrik akhirnya tidak dapat menolong anaknya," tutur Jaidin.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pembantu Kalilangkap tapi sudah tidak bernyawa lagi. Petugas PLN kemudian melakukan perbaikan pada kabel listrik yang putus itu setelah memakan korban.
"PLN melakukan perbaikan dengan melakukan penyambungan kabel, setelah kejadian itu," ungkap Jaidin.
Kapolsek Bumiayu, AKP Joko Witanto SH membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, Muhamad Husni Kaikal (6) tewas tersengat aliran listrik dari kabel PLN yang putus. Korban mangalami luka bakar pada telapak kaki kanannya.
"Kami bersama petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," katanya.
Dikatakan, barang bukti berupa potongan kabel jaringan PLN yang putus telah diamankan. Beberapa saksi di lokasi kejadian juga dimintai keterangan untuk memastikan penyebab tewasnya anak berumur enam tahun itu. Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman atas kejadian itu untuk mengetahui kemungkinan adanya unsur kelalaian yang mengakibat jatuhnya korban.
"Kami perlu melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi baik dari warga maupun dari petugas PLN UPJ Bumiayu yang mendapat laporan putusnya kabel dari Kades," terang Joko.
Sementara itu, Manajer PLN UPJ Bumiayu, Rahman Setio Nugroho ketika akan dikonfirmasi belum bersedia menemuinya wartawan. Satpam PLN UPJ Bumiayu, Susworo menyampaikan pimpinannya belum dapat ditemui karena masih mengurus beberapa hal.
"Pimpinan ada tapi beliaun hanya menyampaikan belum dapat menemui wartawan saat ini," katanya.