![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Tim SAR Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan selalu siap siaga 24 jam terhadap kemungkinan datangnya bencana yang terjadi di wilayahnya. Hal itu mengingat Kabupaten Brebes sudah memasuki musim penghujan.
"Kami akan selalu siap siaga 24 jam terhadap kemungkinan datangnya bencana yang terjadi di Kabupaten Brebes. Karena ini sudah memasuki penghujan," ujar Komandan SAR Kabupaten Brebes, Adhe Danio Raharjo, Senin 04 Januari 2016.
Selain siap siaga 24 jam, lanjut Adhe, Tim SAR Kabupaten Brebes, juga akan melakukan sosialiasi bencana yang selama ini terus dilakukan kepada masyarakat.
Adhe menjelaskan, di Kabupaten Brebes ada sebanyak 11 Kecamatan, yang tercatat sebagai daerah rawan bencana. Sebelas kecamatan itu, diantaranya Kecamatan Bumiayu, Tonjong, Sirampong, Paguyangan, Bantarkawung, Salem, Losari, Tanjung, Ketanggungan, Larangan, dan Banjarharjo.
"Biasanya bencana yang sering terjadi itu meliputi banjir, longsor, tanah bergerak dan puting beliung," terangnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, termasuk mengaktifkan kembali ronda malam. "Itu dilakukan agar bisa mengurangi resiko bencana dan lebih waspada lagi," tuturnya.
Dia menambahkan, penerapan ronda malam akan lebih efektif lantaran kebanyakan bencana terjadi malam hari.
"Bupati juga sudah mengeluarkan rekomendasi bahwa bulan Desember hingga Maret, merupakan masa-masa tanggap darurat bencana," ucapnya.